Perbaikan Sekolah Libatkan Masyarakat

0
139

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Mengenai perbaikan gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang rusak di Kabupaten Ogan Ilir ada sebanyak Sekolah Dasar 22 dan SMP 39 yang harus dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi masyarakat sekitar.

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang bertekad selalu melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan, tidak boleh dikontrakkan kepada pihak ketiga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Islah Corie, S.Pd, M.Si, mengatakan, melalui pengerjaan pembangunan secara swakelola diharapkan mampu meningkatkan rasa kepemilikan sekaligus tanggung jawab yang tinggi para pengelola sekolah dan masyarakatnya.

Minimal selalu berusaha memelihara fasilitas-fasilitas pendidikan yang ada agar terus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kelancaran dan kesuksesan program kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah, sehingga secara otomatis berdampak terhadap kemajuan dunia pendidikan.

“Banyak sekolah yang dilaporkan dalam kondisi kurang memenuhi syarat untuk kegiatan belajar mengajar, padahal mutu pendidikan harus terus ditingkatkan, sehingga Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui DAK Bidang Pendidikan sengaja mengalokasikan anggaran pembangunan dan rehabilitasi gedung SD dan SMP” katanya, Rabu (16/8/2017), di sela-sela kegiatan sosialisasi DAK Bidang Pendidikan tahun 2017.

Pihaknya menekankan agar pelaksanaan rehab sekolah yang didanai melalui DAK bidang pendidikan tersebut tidak boleh dikontrakkan ke pihak ketiga dengan alasan apapun. Sebaliknya harus dikerjakan secara swakelola oleh pengelola sekolah dan masyarakat setempat biar berkualitas baik.

Dijelaskan juga oleh Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam SE SH MH bahwa kepada seluruh penerima DAK Bidang Pendidikan tahun 2017 untuk memanfaatkan dana tersebut sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan pembangunan sarana pendidikan.

Selain itu, karena dikerjakan swakelola, maka hasilnya harus lebih bagus dan berkualitas.

Laporan : H. Sanditya Lubis

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article