Perangkat Desa Mandi Angin Dilantik

0
148

Sumateranews.co.id, MURATARA- Kepala Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir, Sipirli A Jirohim melantik perangkat desa di balai masyarakat, Rabu (14/2)
Orang nomor satu di Desa Mandi Angin ini melantik enam kadus, tiga kaur, dan tiga kasi di lingkungan pemerintahannya.
Sipirli A Jirohim menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perangkat desa yang lama atas pengabdiannya dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa Mandi Angin selama ini.
“Pengorbanan perangkat desa yang ada saya ucapkan terima kasih, dan saya mengajak untuk tetap aktif dalam membangun Desa Mandi Angin, “ajaknya.

Dia menyatakan pelantikan perangkat desa ini dalam rangka penataan perangkat desa yang tertib dan sesuai aturan yang ada.
Dengan dibantu perangkat desa, Sipirli A Jirohim berharap visi misi saat masa pilkades lalu dapat diimplementasikan dalam kerja nyata selama masa kepemimpinannya.

‘’Untuk itu saya mengajak perangkat desa yang sudah dilantik, untuk kerja nyata dalam membangun desa di berbagai bidang,” ungkap Sipirli.
Perangkat desa harus dapat memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada, bila perlu belajar ke instansi terkait dalam mengejar target program desa jangka pendek maupun jangka panjang di bidangnya masing-masing.
Tentunya dia mengajak para perangkat desa untuk kerja keras, cerdas, dan ikhlas serta penuh inovasi dalam membangun desa.
Sipirli menguraikan secara umum dalam membangun desanya, yakni di bidang sosial kemasyarakatan, dia mengajak perangkat desa untuk mengaktifkan kegiatan gotong-royong baik adanya persedekahan, maupun bersih lingkungan.
Di bidang kesehatan, dia juga meminta perangkat desa untuk mengajak polindes pustu, bidan desa untuk kerja 24 jam dalam melayani kesehatan masyarakat desa Mandi Angin. Tentunya dengan kelengkapan alat kesehatan maupun obat-obatannya. Setidaknya polindes maupun pustu merupakan pelayanan kesehatan pertama bagi masyarakat sebelum ke rumah sakit.
Di bidang keagamaan dia mengajak untuk mengaktifkan kegiatan keagamaan baik tingkat pemuda maupun para orang tua.

“Tidak ada yang kita utamakan, seluruh bidang kita prioritaskan dan kita tuntaskan,” cetusnya.
Dia juga meminta perangkat desanya untuk peka dalam mendengar aspirasi dari masyarakat untuk dibahas di tingkat desa.
“Salah satunya kehadiran PT Lonsum di Desa Mandi Angin harus mendatangkan manfaat bagi kita semua. Yah kita perjuangkan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan plasma. Karena Riam Estate berada di kita,’’ tandasnya.

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali