Penyidik Polda Sumsel Turun Lokasi Kasus Penggelapan Lahan dan Dugaan Dampak Limbah

595

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Kasus dugaan limbah diduga berasal dari Perusahaan Tambang Batu Bara Banjarsari Pribumi yang sudah mengalir ke perkebunan warga, mayoritas  kebun karet warga di desa Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat yang melalui aliran sungai gegas, kini ditangani Penyidik Polda Sumsel.

“Pertemuan pun telah diagendakan dimulai pukul 09.30 wib hingga selesai.  Sempat dihadiri Direktur PT Banjarsari Pribumi Emel Zaman, Humas PT BP Joko, Direskrimsus Polda Sumsel, Camat Merapi Timur, Pendamping Hukum (Advokat) warga, dan difasilitasi langsung dari pihak Kecamatan di Ruang Camat Merapi Timur, Rabu 14-08-2019.

“Kami selaku warga di desa yang terkena diduga dampak aktivitas limbah batu bara PT Banjarsari Pribumi akhir pekan, sudah kami serahkan ke Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan. Sekarang yang menengahi kasus Tim dari Polda Sumsel,’’ ujar warga.

Kasus ini dilimpahkan ke penyidik Polda Sumsel. Lantaran ada pihak oknum yang diduga terlibat dalam kasus ini. Oleh karena itu, kasus dapat tanggapan dan bisa koordinasinya lebih mudah, maka diserahkan langsung Tim Polda Sumsel.

Selain berkas perkara dampak dugaan limbah, ada juga laporan dari warga terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan masalah klaim tapal batas yang sudah diperjualbelikan warga, Tim Polda Sumsel turun ke lapangan  karena untuk penetapan tersangka terhadap kasus tersebut.

Sementara, Camat Merapi Timur Miharta SE Msi dikonfirmasi awak media Sumateranews.co.id di kantornya menjelaskan, siap memfasilitasi pertemuan antara warga, perusahaan, dan Penyidik Polda Sumsel untuk menyelesaikan kasus-kasus tersebut.

Untuk warga di Kecamatan Merapi Timur terutama di desa-desa, pihaknya siap menerima laporan pengaduan. ‘’Asalkan dibuat secara tersurat ditujukan kepada Kecamatan Merapi Timur dan perihal tujuan. Jika warga tidak menggunakan surat-surat laporan, maka pihak kecamatan tidak menanggapi laporan secara lisan, karena tidak ada pertanggungjawaban. Oleh karena itu bagi masyarakat jangan sampai mengatakan pihak kecamatan tidak merespon,’’ papar Camat.

Laporan          : Deka Saputra

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here