Penyidik KPK 2,5 Jam Lakukan Penggeledahan di Ruang Bupati Muara Enim

74

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Kabupaten Muara Enim. Penggeledahan terkait kasus suap Bupati Muara Enim dan Kabid di dinas PUPR.

Pantauan di lapangan, telihat ada 6 orang KPK tiba di Muara Enim sekitar pukul 15.00 WIB sore,  Kamis 05-09-2019.

Tim KPK yang menggunakan dua unit mobil berwarna hitam dan dikawal langsung oleh anggota Polres Muara Enim, tim KPK pun langsung menuju ruang Bupati yang saat ini berada di lantai dua Kantor Bappeda Muara Enim. Lalu, Penggeledahan dilakukan oleh penyidik KPK di ruangan Bupati sekitar kurang lebih 2,5 jam.

Dari ruangan Bupati Muara Enim Tim KPK langsung membawa 3 buah koper serta beberapa tas ransel yang diduga juga berisikan berkas-berkas dan dimasukkan ke dalam mobil tim KPK.

Terkait Suap Fee, Bupati Muara Enim disangkakan dengan korupsi pada 16 proyek pembangunan jalan dengan nilai pagu Rp 130 miliar. Dari Rp 130 miliar itu, diduga menerima 10 persen dalam bentuk commitment fee di angka Rp 13,4 miliar.

KPK merilis commitment fee itu diberikan oleh satu perusahaan milik Robi Okta Fahlefi alias ROF yang kini sudah jadi tersangka. Perusahaan itu bernama PT Enra Sari.

Saat rilis dari Gedung Merah Putih, KPK tak menyebut rinci dari 16 proyek tersebut.

 

Laporan    : Deka

Posting     : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here