Penuhi Hak Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, Disdik OKI Sosialisasikan Kurikulum PAUD Holistik Integratif

44
Penuhi Hak Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, Disdik OKI Sosialisasikan Kurikulum PAUD Holistik Integratif
Kepala Dinas Pendidikan OKI melalui Kabid PAUD/PNF, Purnomo, saat dikonfirmasi wartawan media ini, Jum'at (11/12/2020).

KAYUAGUNG – Guna peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pencapaian tumbuh kembang dan menjamin pemenuhan hak pada anak usia dini, pemerintah kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Pendidikan Kab. OKI pada tahun 2021 akan mensosialisasikan Kurikulum Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.

Rencana itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan OKI melalui Kabid PAUD/PNF, Purnomo, saat dikonfirmasi wartawan media ini, Jum’at (11/12/2020). Menurut Purnomo, dalam meningkatkan SDM dalam pencapaian tumbuh kembang optimal sangat ditentukan oleh kualitas perkembangan anak selama periode usia dini, yaitu sejak janin sampai anak berusia 6 (enam) tahun.

“Begitupun untuk menjamin pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia dini, diperlukan upaya peningkatan kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan, dan rangsangan pendidikan yang dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi, dan berkesinambungan,” ucap Purnomo.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan sosialisasi Kurikulum Holistik Integratif sebagaimana yang diamanatkan dalam Pepres RI nomor 60 tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif kepada seluruh Penyelengga PAUD yang ada di wilayah Kab. OKI secara bertahap pada tahun 2021 mendatang.

Purnomo menambahkan, dengan diadakannya sosialisasi Kurikulum PAUD Holistik Integratif nantinya, selain  penyelenggaraan pembelajaran menyentuh peserta didik sejak usia dini baik dari segi pelayanan pendidikan, layanan kesehatan, gizi dan perawatan, layanan pengasuhan, layanan perlindungan serta layanan kesejahteraan.

“Hal yang lebih utama, demi terwujudnya anak Indonesia khususnya di Kab OKI yang sehat, cerdas, ceria dan berahlak mulia,” jelasnya.

Terakhir, Purnomo melanjutkan, agar sosialisasi berjalan sesuai harapan, nantinya pihaknya akan melibatkan dinas instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, BKKBN OKI, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta instansi atau lembaga lainnya.

“Sebagaimana yang dimaksud dalam Pepres nomor 60 tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif itu sendiri,” tutupnya.

Laporan : Aliaman III Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here