Penipuan Berkedok Arisan Sembako, Uang Ratusan Juta Milik Puluhan IRT Perumahan GPE Melayang

0
333

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Modus penipuan berkedok arisan kini makin marak terjadi di tengah masyarakat. Seperti yang terjadi di Perumahan Griya Permata Etate (GPE), Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. Puluhan ibu rumah tangga (IRT) di perumahan ini mengaku ditipu sebuah arisan sembako yang dikelola oleh seorang perempuan berinisial M, yang juga tercatat warga perumahan tersebut.

Akibatnya, uang ratusan juta rupiah milik para korban raib diduga dibawa kabur pelaku.

Kejadian itu terungkap, setelah salah satu korban penipuan berkedok arisan sembako itu mencoba mendatangi rumah pelaku. Namun beberapa dikunjungi keberadaan pelaku sudah tidak bisa ditemui lagi, dan diduga kabur membawa uang ratusan juta milik para korban. Begitu pun ketika dihubungi nomor ponsel miliknya sudah tidak pernah aktif lagi.

“Dia (pelaku, red) itu sudah menipu dan membawa kabur uang sembako senilai ratusan juta milik warga Perumahan GPE ini,” aku Unai (35), salah satu korban warga setempat, kepada awak media, belum lama ini.

Menurut dia, pelaku menipu para korbannya dengan cara menawarkan dan mengajak bergabung di arisan sembako. Setiap peserta arisan dipungut sejumlah uang dan dibayar secara cicilan per minggunya. Awalnya puluhan IRT ini tak pernah menaruh curiga, dari mulai arisan sembako tersebut dibuka pelaku sejak bulan puasa tahun 2017 yang lalu, karena mengingat keberadaan status pelaku yang bermukim di salah satu blok perumahan.

Kecurian korban pun mulai tumbuh setelah beberapa kali didatangi, pelaku tak pernah berada dirumahnya. Bahkan beberapa nomor ponselnya miliknya tak pernah bisa lagi dihubungi.

“Sudah sejak Rabu siang kemarin itu, dia (pelaku, red) ini menghilang dan pencarian kami masih akan berlanjut sampai malam ini,” kata dia seraya menyebutkan jika foto perempuan yang diduga pelakunya itupun sudah disebar oleh warga ke media sosial melalui akun-akun facebook.

Dijelaskan Unai, pelaku diketahui menghilang saat mereka kembali mendatangi rumah pelaku, pada Rabu (14/02/2018) kemarin. Diduga pelaku M kabur dengan membawa uang ratusan juta rupiah milik para korbannya.

“Kami juga sebelumnya sudah tau dia, tapi tidak tau kalau sampai seperti ini kejadiannya. Kami berharap bantuan warga lain apabila melihat perempaun yang ada di foto ini agar segera melaporkan ke polisi karena sudah menipu dan membawa kabur uang sembako senilai ratusan juta. terang Kami dari warga GPE yang banyak menjadi korban kelicikannya ini,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH ketika dikonfirmasi kemarin petang mengaku belum menerima laporan warga Perumahan GPE terkait dugaan aksi penipuan berkedok paket sembako dengan nilai ratusan juta tersebut.

“Belum, belum ada kalau untuk laporan warga atas kasus penipuan berkedok paket sembako sampai saat ini kita terima,” terangnya.
Pun demikian, lanjut Eryadi, pihaknya akan menelusuri kejadian itu dan mendalami kasus penipuan berkedok arisan sembako tersebut.

“Kami akan telusuri dan menyelidiki dugaan penipuan ini, karena kita juga belum tau kejadian awalnya bagaimana siapa korban ataupun pelakunya. Dan kita pun berharap kalau memang ada korbannya diharapkan segera melaporkannya ke polisi, sehingga kasus dugaan ini dapat segera terselesaikan,” tukasnya.

Laporan : Taufik Hidayat
Editor : Donny