Pengedar Sabu dan Inex Terancam 20 Tahun Penjara

0
743

Sumateranews.co.di,  PALEMBANG – Lantaran diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi (inex), A Rivai alias Arif (44) warga Jl Pertanian Lr. Keluarga No.45 Rt.029 Rw.05 Kel.Talang Jambe Kec. Sukarami Palembang, terancam hukuman 20 tahun penjara terbukti dengan Pasal yang didakwakan JPU.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Berton Sitohang SH MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmat B Taufani SH MKn menyatakan terdakwa, tanpa atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I bukan tanaman yaitu berupa 11 bungkus paket narkotika jenis shabu dengan berat 0,785 gram, 7 paket narkotika jenis Pil Ekstasi masing-masing paket berisi 5 butir Ekstasi warna hijau logo angka 8 berat 10,65 gram.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Pertama Pasal 114 ayat 2, dan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Kedua Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika”, tegas JPU, diruang sidang Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Palembang, Kamis (15/9).

Dalam dakwaan jaksa terungkap, persitiwa penangkapan terjadi pada Selasa tanggal 23 Mei 2017 sekitar pukul 11.59 Wib, bermula adanya laporan masyarakat bahwa di kediaman terdakwa sering dijadikan tempat transaksi narkoba, lalu informasi tersebut ditindak lanjuti Tim dari Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumsel  setiba disana petugas melakukan penakapan terhadap terdakwa yang saat itu sedang tidur dikursi diruang tamu rumahnya.

Ketika dilakukan penggeledahan oleh petugas ditemukan barang bukti 1 kotak rokok warna putih yang disimpan terdakwa di saku celana bagian belakang kanan setelah dibuka berisikan 11 paket shabu dengan berat 0,785 gram, 7 paket pil ekstasi masing-masing paket berisi 5 butir warna hijau logo angka 8 berat 10,65 gram dan diakui terdakwa bahwa barang tersebut diperoleh dari Umar Hasan alias Umar (DPO), selanjutnya terdakwa dan barang bukti diamankan di Direktorat Reserse  Narkoka Polda Sumsel. Hingga akhirnya terdakwa dimeja hijaukan.

 

 

Laporan  : SU

Editor     : Syarif