Pengedar Narkoba Ini Simpan Sabu di Ventilasi Kamar Mandi

0
96

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Seorang pengedar narkotika jenis sabu yang dikenal cukup lihai menjalankan bisnisnya berhasil diamankan petugas Satnarkoba Polres Prabumulih, belum lama ini. Pelaku bernama Beri Aditama (27), warga Jalan Alipatan, Gang Amir Rt 028 Rw 012, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, berhasil diringkus petugas dikediamannya, pada Selasa (30/01) malam, sekitar pukul 20.30 Wib kemarin.

Sebelumnya, tersangka Beri sempat mencoba mengelabui petugas dan mengelak saat hendak ditangkap petugas. Namun petugas yang tak lantas percaya dengan omongan pelaku, kemudian melakukan pengeledahan di setiap sudut rumah pelaku. Upaya petugas Satnarkoba dibawah pimpinan Kasat Narkoba, AKP Ali Asri SH ini pun membuat hasil dan menemukan barang bukti sabu sebanyak 5 paket seberat 1,6 gram, yang ia simpan di ventilasi kamar mandi rumahnya.

Selanjutnya, oleh petugas tersangka langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih bersama barang bukti 5 paket sabu dan satu unit HP yang didalamnya terdapat banyak pesan transasksi nakroba.

Berdasarkan informasi dihimpun, penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan masyarakat, yang menyebutkan pelaku kerap melakukan transaksi narkoba dirumahnya.

Bermodalkan informasi tersebut, kemudian petugas melakukan pengintaian dan mendapati pelaku sedang berada di rumah. Petugas pun langsung merangsek masuk dan meringkus pelaku.

Pelaku yang terkejut didatangi tamu tak diundang kemudian mencoba mengelak tuduhan yang disangkakan kepadanya. Namun, setelah dilakukan penggeledahan didapati barang bukti sabu sebanyak 5 paket yang disimpan pelaku di ventilasi kamar mandi. Pelaku pun tak dapat mengelak dan mengakui jika barang bukti tersebut mikiknya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kasat Narkoba, AKP Ali Asri SH membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku diduga sebagai pengedar berdasarkan temuan petugas dari pesan singkat di HP pelaku.

“Pelaku sudah kita amankan berikut barang buktinya. Kita masih dalam sejumlah pesan singkat di HP pelaku untuk mengetahui sumber sabu yang diedarkan oleh pelaku,” ujar Ali.

Masih kata Ali, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 tentang narkoba.
“Ancaman hukumannya diatas empat tahun penjara,” pungkasnya.

Laporan : Taufik Hidayat
Editor : Donny