Pengamen Bertato Diciduk Tanpa Perlawanan

0
553

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Anggota Sat Reskrim Polres Lubuklinggau berhasil meringkus pengamen bertato bernama Slamet Saputra (22) warga Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau  Timur II.

Slamet Saputra tak berkutik saat diringkus Anggota Sat Rrskrim Polres Lubuklinggau di rumahnya karena menusuk Joni (28) yang merupakan petugas keamanan Pasar Mambo terminal atas Kecamatan Lubuklinggau Tinur II Kelurahan Dempo, Kamis, 26/4 sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku mencoba menghabisi nyawa korban lantaran dendam karena tidak terima dimarahi oleh korban dua minggu lalu saat pelaku membuat keributan di Pasar Mambo Terminal Atas.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasatreskrim, AKP Wahyu Maduransyah Putra mengatakan, karena dendam tersebut masih ada di benak pelaku, kemudian pada Kamis (26/4) saat pelaku sedang berkumpul dengan teman-temannya sesama pengamen di Terminal Pasar Atas sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku melihat korban sedang mengobrol dengan seseorang di terminal Pasar Atas. Melihat hal tersebut tanpa basa-basi pelaku langsung mengambil pisau milik warga yang berjualan di sekitar terminal Pasar Atas.

“Pelaku langsung menghampiri korban dan dari belakang pelaku langsung mengayunkan pisau untuk menusukkan pisau tersebut ke korban dengan menggunakan tangan kanan, sebanyak 1 kali ke arah kepala namun saat itu hanya mengenai bagian belakang sebelah kiri kuping korban dan pelaku hendak menusuk perut korban namun korban berhasil menghindar. Pada saat korban menghindar ada saksi, langsung memisahkan, saat dipisahkan pelaku melarikan diri dan membuang pisau tersebut,” ujarnya.

Setelah itu, tersangka berhasil ditangkap pada hari itu juga tanpa melakukan perlawanan oleh Satreskrim Polres Lubuklinggau.

“Slamet Saputra tak berkutik saat diringkus Anggota Sat Rrskrim Polres Lubuklinggau di rumahnya karena ingin menusuk Joni (28) merupakan petugas keamanan Pasar Mambo terminal atas Kecamatan Lubuklinggau Tinur II Kelurahan Dempo, Kamis, 26/4 sekitar pukul 00.30 WIB,” pungkasnya.

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali