Penderita HIV di Sumsel Sudah Berjumlah 34 Orang

0
215
Foto Ilustrasi

sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Maraknya pergaulan bebas, dan senang bergonta-ganti pasangan masih menjadi salah satu factor penyebab terus tingginya jumlah pengidap penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus), selain penggunaan jarum suntik secara bersamaan pada pengkonsumsi narkoba. Berdasarkan data di Dinkes kota Prabumulih, hingga kini jumlah penderita HIV di wilayah Sumsel sudah berjumlah 34 orang.

“Saat ini jumlah pasien yang terjangkit HIV di Sumsel, sudah berjumlah 34 orang,” ujar Kepala Dinkes Kota Prabumulih, Dr H Happy Tedjoe ketika dibincangi usai memeringati Hari AIDS Sedunia (HAS) di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jalan Jenderal Sudirman KM 6 Gunung Ibul, Selasa (28/11).

Menurut Dr H Happy Tedjoe, pihaknya terus melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan terhadap penyakit HIV. Salah satunya dia katakan, dengan menyiapkan sejumlah tim di RSUD dan Puskesmas yang tersebar di wilayah kota Prabumulih.

“Artinya jika ditemukan pasien yang terkena HIV maka akan segera di obati, dalam penanganannya kita juga bekerjama dan dibantu pihak lain yakni, Komisi Pemberantas AIDS (KPA) dan LSM Sriwijaya Plus untuk tempat koordinasi jumlah pasien yang mengidap penyakit HIV,” sebut Dr H Happy.

Sementara untuk sosialisasi dan memberikan tambahan wawasan seputar HIV AIDS, dituturkan Dr H Happy, pihaknya telah mengundang Badan Kementerian Staf di Subdit V2 HIV dari Jakarta yaitu Kiki, dan dari WHO, Tini dalam acara tersebut. “Para peserta akan dijelaskan bagaimana menghindari dan menangani penderita HIV oleh kedua nara sumber kita,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dalam acara tersebut menyampaikan agar hari peringatan HAS tidak hanya sekedar diperingati saja. “Terpenting bagaimana bisa terhindar dari Penyakit HIV, dan jangan melakukan hubungan gelap atau selingkuh dengan pasangan lain, siapa tahu pasangan selingkuh tersebut ado virus HIV yang bisa menular ke Istri atau sebaliknya dan Ridho mengeluhkan masih adanya lokalisasi di sejumlah wilayah Kota Prabumulih yang harus di hindari agar tidak terjakit penyakit HIV,” terang Ridho.

Ridho juga menuturkan, bagi warga yang terkena virus penyakit HIV agar tidak dikucilkan dan bahkan diberikan motivasi. “Bagi warga kota Prabumulih, jika ada yang terlanjur kena penyakit HIV, sebaiknya jangan di caci maki, apalagi dikucilkan, kasihan kan, mari kita beri motivasi dan mendukung semoga penyakit HIV ini bisa sembuh,”  jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, saat berhubungan intim sebaiknya memakai alat kontrasepsi agar aman, tentunya berhubungan sebaiknya dengan pasangan sendiri (muhrim red), dan tak kalah penting kata Ridho, hendaklah menjalankan perintah agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari, serta hindari pergaulan bebas seks  yang bisa menjerumuskan diri ke penyakit HIV atau penyakit lainnya.

Laporan : Donny

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article