Pemkot Linggau Gelar Musrembang

0
130

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Pemerintah Kota Lubuklinggau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Lubuklinggau tahun 2018 di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau, membahas tentang arah kebijakan pembangunan kedepannya, Senin (26/3).

Pembukaan Musrenbang langsung oleh Penjabat Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi. Hadir juga saat itu, Kepala Bidang Perekonomian dan pendanaan Pembangunan Babpeda Provinsi Sumatera Selstan, Regina Arianti, Kepala Satker Pengembangan Sistem penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Sumsel, Nofriadi, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya, Sekda Kota Lubuklinggau H Rahman Sani serta SKPD dan OPD lingkup Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, Riki Junaidi mengatakan bahwa dia berharap seluruh kepada SKPD dan OPD agar memperhatikan dan menyimak Musrenbang ini, sebab sangat penting untuk arah kemajuan Kota Lubuklinggau.

“Saya meminta agar disimak dengan seksama. Jika ada yang perlu dibahas atau dipertanyakan maka lakukanlah. Sehingga, apa yang kita harapkan bisa terwujudkan dengan baik dan sesuai harapan kita,” ungkap Riki.

Saat itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Babpeda Provinsi Sumatera Selstan, Regina Arianti menyampaikan paparannya. Yang paling fokus pada paparan tentang pembangunan jalan tol dari Prabumulih menuju ke Kota Lubuklinggau hingga ke Provinsi Bengkulu.

“Sekarang lagi proses trase, dan juga sedang penyusunan kelayakan dan amdal serta dokumennya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan yang mana nantinya, kalau jalan tol yang akan dilewati yakni, dimulai dari Kota Prabumulih, menuju Kabupaten Muara Enim, Kota Lubuklinggau hingga Bengkulu. “Kalau batas Sumatera Selatan hanya sampai di Kota Lubuklinggau saja,” ucapnya.

Dimana nantinya, kata dia perealisasikannya sebelum habis masa jabatan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah mulai proses pengerjaan, walaupun tidak selesai tetapi sudah berjalan. “Mudah-mudahan ini sudah bisa dimulai, Insya Allah,” tambahnya.

Untuk kebutuhan anggaran berapa besar belum bisa diprediksikan. Namun, ia menegaskan pembangunan jalan tol tersebut sudah pasti terlaksana karena sudah tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) dan sudah masuk pada strategis nasionalnya.

“Paling tidak sebelum habis masa jabatan Presiden RI ini pembangunan jalan tol ini sudah mulai diproses dan dijalankan. Baik itu, terkait dengan pembebasan lahan ataupun lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya pembangunan jalan tol tersebut, otomatis akan berdampak positif sekali bagi Kota Lubuklinggau dan masyarakatnya. Sebab, akses lebih cepat dan ekonomi pastinya otomatis meningkat. Karena bisa membuka akses kawasan-kawasan industri baru.

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali