Pemkab PALI Gelar Peringatan Israk Mikraj

56

Sumateranews.co.id, PALI- Membina Ukhuwah Islamiyah dan semangat persatuan menuju PALI Serasi Nian, maka  Pemkab PALI Memperingati Hari Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1440 Hijriah.

Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan Pemkab PALI dalam memperingati hari Israk Mikraj seperti ceramah agama yang berlangsung di Desa Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi PALI.

Ceramah agama tersebut tak tanggung-tanggung. Sebab Pemkab PALI yang bekerja sama dengan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendatangkan Ustadz Muhammad Ghazali Al Bukhori dari Palembang.

Bupati PALI Ir H. Heri Amalindo MM yang saat itu didamping istri Hj Sri Kustina Amalindo mengatakan Israk dan Mikraj merupakan hari besar bagi kita umat Islam.

Dimana pada hari itu Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk menjalankan menjalankan Sholat 5 waktu.

Israk Mikraj merupakan hari untuk memperingati perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ke surga yang hanya ditempuh dalam waktu semalam. Perjalanan ini dilakukan setelah Nabi Muhammad SAW melakukan meditasi di sebuah gua di dekat Kota Mekah dan kemudian bertemu dengan Malaikat Jibril. Di dalam gua itu, Nabi Muhammad, SAW mematuhi perintah Allah SWT untuk menjalankan ajaran Islam dan mengajarkan tentang Keesaan Tuhan.

Dalam peringatan tesebut Bupati PALI mengajak kepada masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk selalu meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dengan selalu menjalankan perintah Allah SWT dengan menjalankan rukun Islam seperti mengucapkan 2 kalimat shahadat, shalat lima waktu, puasa di Bulan Ramadhan, membayar zakat dan haji bagi yang mampu.

Setelah menjalankan perintah dan tugas Rosulnya semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan amal ibadah yang baik bagi kita semua.

Ustadz Muhammad Ghazali Al Bukhori dari Palembang  dalam ceramah agamanya menyampaikan bahwa hidup di dunia ini tidak ada arti apabila kita melalaikan shalat. ’’Karena kita di dunia ini hanya sementara menuju perjalanan menuju alam akhirat yang kekal,’’ ujarnya.

Di sini juga Ustadz Muhammad Ghazali mengajak masyarakat untuk menebar kebaikan  karena di alam perhitungan nanti tidak ada yang dapat menolong kecuali kebaikan dan amal jariah.

Siapa pun kita, dimana pun berada kematian akan segera menjemput dan apabila kita menyadari itu maka bersiaplah.

‘’Sebelum kematian itu menjemput  maka jalankanlah masa hidup dengan selalu berada di jalan Allah SWT seperti halnya peringatan Israk Mikraj yang mana Nabi Muhammad menjalankan perintah Allah SWT untuk menunaikan shalat 5 waktu. Sehebat apapun kamu kalau meninggalkan shalat 5 maka hidup di dunia tidak ada gunanya,’’ tegas Ustadz.

Setelah kita dihisab di akhir zaman nanti yang pertama ditanyakan yang itu shalat.

 

Laporan          : Gustian/Nelka

Editor/Posting : Imam Ghazali

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here