Pemkab OKI Isbatnikahkan 1.149 Pasutri Secara Gratis

0
237
Teks foto: Sekda OKI, H. Husin SPd MM saat menyerahkan Buku Nikah secara simbolis. (foto: ali)
Teks foto: Sekda OKI, H. Husin SPd MM saat menyerahkan Buku Nikah secara simbolis. (foto: ali)

Pemkab OKI Isbatnikahkan 1.149 Pasutri Secara Gratis

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Bertempat di halaman Kantor Pemda OKI,Bupati OKI, H. Iskandar SE melalui Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H. Husin SPd MM secara resmi menutup kegiatan Terpadu Isbat Nikah tahun 2017. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pengadilan Agama Kayuagung, Kementerian Agama (Kemenag) Kab. OKI, FKPD OKI, Kabag Kesra OKI, dan staf, para pasangan suami istri (pasutri) yang diistbatnikahkan, dan para undangan lainnya, Jumat (8/12/2017).

Ketua Koordinator pelaksana kegiatan istbat nikah yang juga selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat OKI, H. Reswandi, SP MM dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan pelayanan terpadu atau istbat nikah dengan tema “Diakui Negara dan Sah Menurut Agama“ merupakan salah satu program Pemkab. OKI  yang pembiayaannya melalui dana APBD OKI yang bekerjasama dengan Kementerian Agama Kab. OKI dan Pengadilan Agama Kayuagung. Maksud dan tujuan dari kegiatan  pelaksanaan administrasi pelayanan pernikahan terpadu ini yakni dalam rangka untuk mempermudah dan  mempercepat pengurusan isbat nikah, buku nikah, dan pengurusan akte kelahiran  bagi pasutri yang belum menikah secara sah menurut undang –undang  yang bertujuan agar terpenuhinya hak dasar identitas hukum masyarakat berupa akte nikah dan akta kelahiran bagi anak-anak mereka. Karena dengan terpenuhinya hak dasar masyarakat tersebut akses terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan lainnya dapat meningkat.

‘’Pasutri yang telah diisbatnikahkan secara gratis dari tahun 2015 hingga tahun 2017 berasal dari desa dalam kecamatan wilayah Kab. OKI. Rata-rata pasutri yang diisbatnikahkan berasal dari masyarakat yang tergolong ekonominya lemah dan rata-rata berusia 30 hingga 60 tahun. Dimana di antara mereka ada yang  sudah menikah sirih selama 10-30 tahun bahkan sudah memiliki anak cucu. Adapun peserta isbat nikah dari tahun 2015-2017 sebanyak  1.149 pasutri. Dengan rincian, di tahun 2015 sebanyak 325 pasang, tahun 2016 sebanyak 382 pasang, dan untuk tahun 2017 sendiri seyogyanya ada 382 pasang, namun jumlah peserta meningkat menjadi 442 pasutri atau 8,6 %,’’ ungkap H. Reswandi, SP MM.

Sedangkan Sekda OKI mengatakan bahwa kegiatan isbat nikah ini merupakan salah satu program Bupati OKI, H. Iskandar SE dalam rangka mewujudkan program “Membangun  Dari Desa”. Dimana launching pertama kali pada tanggal 15 Juni 2015. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan Kementerian Agama OKI dan Pengadilan Agama Kayuagung serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil OKI. Kegiatan ini  dalam rangka memberikan layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.

Sambutan Bupati yang diwakili oleh Sekda Kab. OKI tersebut sekaligus menutup kegiatan pelaksanaan pelayanan terpadu atau istbat nikah tahun 2017. Pada kesempatan tersebut, Sekda OKI memberikan Buku Nikah secara simbolis kepada para perwakilan pasutri yang diisbatnikahkan.

Laporan           : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali