Pemkab OKI Beri Layanan Terintegrasi, Bersalin di Fasyankes, Langsung Dapat KK, Akta dan KIA

20
Pemkab OKI Beri Layanan Terintegrasi, Bersalin di Fasyankes, Langsung Dapat KK, Akta dan KIA
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, makin memudahkan warganya untuk mengakses layanan publik. Salah satunya melalui integrasi program revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Dinas Kesehatan Kabupaten OKI dengan layanan Adminduk Disdukcapil OKI.

OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, makin memudahkan warganya untuk mengakses layanan publik. Salah satunya melalui integrasi program revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Dinas Kesehatan Kabupaten OKI dengan layanan Adminduk Disdukcapil OKI.

Layanan kolaboratif ini ditujukan untuk memenuhi cakupan kelahiran yang dibantu oleh tenaga kesehatan serta memudahkan warga memiliki dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Agar cakupan kelahiran ditolong tenaga kesehatan profesional makin maksimal untuk menekan angka kematian ibu dan bayi melahirkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan, Minggu, (28/2/2021).

Untuk mengintegrasikan layanan ini, jelas Iwan, setiap Puskesmas menyiapkan Tim Verifikator data untuk dikirim ke Disdukcapil

“Berkas lengkap dalam waktu paling lama 2 hari kerja dokumen kependudukan langsung diserahkan kepada kepala keluarga,” jelas Iwan.

Layanan ini, sambung Iwan, telah tersedia di seluruh Fasyankes milik pemerintah daerah antara lain, RSUD Kayuagung, RS Tugu Jaya, 32 Puskesmas hingga 278 unit Poskesdes se Kabupaten OKI.

Sementara, Kepala Disdukcapil Kabupaten OKI, Hendri mengatakan, upaya kerja sama tersebut disebut sebagai layanan terintegrasi.

Hendri menjelaskan, Fasyankes yang telah memiliki perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihaknya, akan mendapatkan akses sistem.

“Kami memberikan akses sistem untuk dapat langsung menginput data bayi yang dilengkapi Kartu Keluarga (KK) orang tua yang terkoneksi langsung dengan layanan akta kelahiran,” papar Hendri.

“Setelah proses selesai, Fasyankes akan mengambil paket integrasi tersebut di Disdukcapil. Nantinya, dari fasilitas kesehatan tersebutlah yang akan memberikan dokumen kepada masyarakat,” tambah Hendri.

Adapun dokumen yang akan diberikan di antaranya : Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK) baru yang ada nama bayi. Lalu, akta kelahiran bayi.(*)

Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here