Pemkab OI Antisipasi Wabah Difteri

0
116

Sumateranews.co.id, INDRALAYA-  Maraknya akhir- akhir ini tentang wabah Difteri yang menular akibat bakteri Corynebacterium Diptheriae, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir melakukan langkah-langkah serius untuk melakukan penanganan dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas untuk mewaspadai penyakit menular tersebut.

“Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara, agar kejadian tersebut tidak terjadi di Kabupaten OI,” kata Kabid Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten OI, Hj Sumayati, Selasa 12/12.

Sumayati mengatakan, di Ogan Ilir sendiri, hingga saat ini belum ada laporan atau ditemukannya kasus Difteri. “Meski demikian, kita berharap peristiwa yang terjadi di beberapa daerah tersebut jangan sampai terjadi di kabupaten OI,” ujarnya.

Sumayati SKM juga menjelaskan, penyakit Difteri disebabkan bakteri Corynebacterium Diptheriae yang mudah sekali menular melalui batuk atau bersin. “Ini karena bakteri tersebut paling banyak bersarang di tenggorokan dan hidung, sehingga membentuk selaput putih dan tebal yang lama-lama menutupi saluran nafas,” jelasnya.

Bagi pasien yang didiagnosa Difteri, lanjutnya, mesti dirawat inap dan diberi antibiotik. Karena, jika kuman tersebut mengeluarkan racun atau toksin, maka dapat merusak fungsi jantung dan saraf si penderita.

“Yang terkena Difteri harus diisolasi selama setiap minggu, dan semua orang di sekitarnya juga patut diperiksa. Sebenarnya yang perlu diprioritaskan adalah imunisasi, khususnya bagi mereka yang kontak dengan pasien. Imunisasi ini untuk mencegah agar Difteri tidak menular,” tandasnya.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting   : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article