Pemkab Mura Siapkan 130,437 Paket Sembako Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

11

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, menyiapkan 130.436 paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat, Jum,at (22/5/2020).

Pembagian pakat sembako ini, dilakukan sebagai langkah Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di bumi lan serasan sekentenan ini, menjadi prioritas Pemerintah dibawah kepemimpinan H Hendra Gunawan-Hj Suwarti.

Hal ini, dilihat dari alokasi anggaran dan peruntukannya baik di bidang kesehatan, jaring sosial maupun bantuan peningkatan perekonomian dan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid-19, H. Aidil Rusman mengatakan, khusus untuk bantuan pangan masyarakat Bansos Paket Sempurna, bantuan yang diberi nama Paket Peningkatan Imunitas Tubuh (P2IT), Pemkab Mura telah mengalokasikan anggaran Rp 38,6 Miliar yang diperuntukan bantuan sembako sebanyak 130.436 paket yang terbagi dalam lima tahap.

Dimana untuk tahap/putaran pertama sebanyak 19.900 paket yang sudah dilaksanakan pada April lalu berupa beras sebanyak 199 Ton.

Kemudian untuk tahap kedua/putaran kedua Sebanyak 27.634. Rinciannya, 19.900 untuk masyarakat terdampak Covid-19 di 14 kecamatan. Untuk masyarakat profesi yang terdampak (guru ngaji, marbot, guru paud, TK, RA, Penyandang disabilitas, KAT, ojek, becak, pekerja seni dll) sebanyak 7.734 paket.

”Kalau dari sisi penganggaran pemkab Musi Rawas dialokasikan untuk beberapa sektor diantaranya bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, bantuan peningkatan sektor perekonomian dan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Sebagaimana dijelaskan bahwa Realisasi Bansos Pemkab Mura tahap Il yang telah disalurkan :
1. Masyarakat terdampak Covid 19 di 14 kecamatan. : 19.900 KK
2. Guru Ngaji. : 2.007 KK
3. Guru PAUD/TK/RA : 1.089 KK
4. PPDI & KAT. : 307 KK
5. Penyuluh pertanian (non pns) dan TKS pertanian lap. : 153 KK
6. PMI (untuk disalurkan ke desa Taba Rena, Kel. Kelingi, Desa Lbk Tua: 111 KK, dengan jumlah total 23.567 KK.

Disamping itu juga pihak Gugus tugas masih menunggu kelengkapan data dari unit kerja pengusul.

Salah satu contohnya ada data yang belum dilengkapi dengan NIK. Kelengkapan data ini menjadi penting karena untuk menghindari pemberian bantuan yang tumpang tindih.

”Insya Allah pendistribusian bantuan, tahap ketiga akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang dengan jumlah penerima yang sama, begitu juga untuk tahap keempat hingga Agustus,” jelas Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman.

H Aidil Rusman juga menjelaskan, dalam satu gerakan bansos tersebut, ada dua sasaran, pertama membantu masyarakat terdampak Covid-19 dan yang kedua membantu usaha petani dan peternak yang terdampak Covid-19.

Sementara, Anggota DPRD kabupaten Musi Rawas H.Jas Karim mengatakan sebagai wakil rakyat mengapresiasi kinerja pemerintah dalam mencagah dan memutus mata rantai penyebaran covid -19 ini.

Namun, dengan adanya beberapa aspek yang harus menjadi perhatian karena menyangkut alokasi anggaran tentu dibutuhkan transparansi anggaran yang jelas dan komprehensif tujuannya jelas disamping hak masyarakat untuk mengetahuinya juga hal tersebut adalah bentuk tanggungjawab kepada publik karena dana yang digunakan tersebut sumbernya nota bene adalah uang rakyat.

”Kita apresiasi pemerintah kabupaten Musi Rawas yang telah bekerja keras, tapi ingat transparansi dan keterbukaan adalah menjadi suatu keniscayaan, jadi tidak jarang ketika informasi dikeluarkan tidak utuh itu juga menjadi penyebab penafsiran di masyarakat berbeda,” tandasnya.

laporan : San/Rls

editor    : Herry Eddy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here