Pemerkosa Diganjar Hukuman 10 Tahun

0
249
Terdakwa Arsa Suparta berdiri saat mendengar vonis hakim. Foto:SU
Terdakwa Arsa Suparta berdiri saat mendengar vonis hakim. Foto:SU

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Terbukti melakukan tindak pidana pemerkosaan disertai ancaman, terdakwa Arsa Suparta (22) warga Jl.Perindustrian II KM 9 Rt001 Rw001 Kampung Sukadamai Kel.Kebun Bunga Kec.Sukarami Palembang, akhirnya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Terungkap dalam fakta persidangan di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Palembang, Selasa (31/10/17) Majelis Hakim yang diketuai Murni Rozalinda SH MH menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia diluar perkawinan karena melakukan pemerkosaan sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 285 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Arsa Suparta dengan pidana penjara selama 10 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,”ungkapnya.

Selain itu majelis hakim mengatakan, selama kurun waktu 7 hari usai putusan terdakwa tidak ada jawaban tentang putusan tersebut, mau pikir-pikir atau banding, maka dianggap terdakwa menerima vonis tersebut, tegas hakim.

Diketahui vonis yang diberikan majelis hakim terhadap terdakwa tersebut lebih ringan 1 tahun dibandingkan tuntutan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jumiati SH, dimana sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 11 tahun penjara.

Sekedar mengingatkan, peristiwa pemerkosaan yang dilakukan terdakwa terjadi pada hari Sabtu tanggal 22 Juli 2017 sekitar pukul 10.30 Wib bertempat di dalam bedeng kosong di Kampung Sukadamai Rt.73 Rw.14 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang.

Awalnya saksi korban sebut saja Mawar bersama terdakwa masuk kedalam bedeng melalui pintu belakang, lantas terdakwa bercerita tentang permasalahan keluarga terdakwa yang sedang bertengkar dengan isteri terdakwa.

Setelah mendengar cerita terdakwa, korban menyuruh terdakwa pulang kerumah untuk mandi dan membersihkan badan, mendengar perkataan korban terdakwa menjadi naik pitam. Selanjutnya terdakwa menyeret korban keruang belakang dengan menarik paksa tangan korban. Terdakwa menginjak tangan korban agar tidak menjerit namun hal itu diketahui ayah terdakwa, lalu terdakwa menyeret korban keruang depan bedeng sambil hendak memegang dada korban namun berhasil ditepis korban.

Korban berusaha berdiri dan berteriak satu kali, terdakwa kembali menarik tangan korban dan memasukkan tangan terdakwa kemulut korban hingga tidak bisa berteriak dan jatuh terlentang. Terdakwa sempat menampar korban sebanyak 1 kali dan mencekik leher korban sembari mengancam korban agar mau melayani nafsu bejatnya, kemudian terjadilah perbuatan mesum tersebut.

Dalam aksi terdakwa, korban sempat berontak hingga kepala korban terbentur kedinding. Atas perbuatan bejat tersebut terdakwa pun diamankan oleh pihak yang berwajib hingga akhirnya di seret ke meja hijau.

 

 

Laporan : SU

Editor     : Syarif