Pemerintah Pusat Anggarkan Perbaikan Jembatan Ambruk Desa Cinta Jaya-Pedamaran 2 OKI

146
JEMBATAN AMBRUK: Tak lama lagi masyarakat yang tinggal di Desa Cinta Jaya dan Pedamaran II, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali akan menikmati jembatan penghubung kedua desa tersebut, setelah sebelumnya ambruk, pada April 2018 lalu.

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG – Tak lama lagi masyarakat yang tinggal di Desa Cinta Jaya dan Pedamaran II, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali akan menikmati jembatan penghubung kedua desa tersebut, setelah sebelumnya ambruk, pada April 2018 lalu.

Kabar bakal diperbaikinya jembatan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKI, Ir M Hapis, ketika ditemui akhir pekan kemarin. Rencana perbaikan jembatan menggunakan anggaran pusat (APBN) ini masih menunggu proses lelang di pusat.

“Alhamdulillah, untuk pembangunan jembatan ini kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan sekarang sudah tender disana,” ungkapnya.

Menurut Hapis, putusnya jalur transportasi kedua desa, yakni Desa Cinta Jaya dan Desa Pedamaran II akibat ambruk diterjang arus deras sungai dan tanaman parasit jenis enceng gondok, menjadi perhatian serius Pemkab OKI hingga pemerintah pusat.

“Dan dalam pengerjaannya Pemkab OKI tidak perlu merogoh kocek lebih dalam, karena pembangunan jembatannya telah masuk dalam program bantuan dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Untuk itu, Hapis menambahkan, selain jembatan penghubung Desa Cinta Jaya-Pedamaran II, ada dua titik lokasi jembatan lagi di OKI yang dibangun menggunakan anggaran pusat.

“Keduanya lagi ada di wilayah Kecamatan Tanjung Lubuk, semuanya adalah bantuan dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Adapun bentuk model jembatan yang akan dibangun, sambung Hapis berupa jembatan gantung atau jembatan Layang.

“Jadi bukan lagi seperti sebelumnya, karena sudah beberapa kali ambruk akibat diterjang derasnya arus air dan ditambah enceng gondok, sehingga akan dibuatkan berupa jembatan layang dengan panjang sekitar 40 meter,” terangnya.

Adapun terkait keinginan masyarakat minta dipindahkan lokasi bangunan jembatan, dijelaskan Hapis, pihaknya akan membangun sedikit bergeser dari lokasi sebelumnya. “Karena memang tempo hari rencananya akan dialihkan karena banyak permintaan dari masyarakat setempat, maka pembangunannya akan dibangun di dekat masjid,” tukasnya.

Laporan : Aliaman/Hs

Editor     : Donny

 

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here