Pemerintah Dikritik, Moeldoko Tegaskan Tindak Penyebar Hoax

0
99
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Istimewa/mediaindonesia.com)

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Pemerintah dikritik terkait penindakan terhadap penyebar hoax yang dianggap tebang pilih. Namun, menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, pemerintah dan kepolisian tak pernah tebang pilih.

“Jadi yang menurutnya itu (tebang pilih) tidak ada. Hoax harus diberantas sampai akar-akarnya. Ini bukan bicara konteks politik, ini murni penegakan hukum,” tegas Moeldoko dalam program Mata Najwa, Rabu (7/3/2018).

Moeldoko menegaskan hoax membuat situasi bangsa menjadi tidak kondusif. Hoax bisa membuat warga terpecah-belah.

Terkait penangkapan personel Muslim Cyber Army (MCA), Moeldoko menegaskan penindakan yang dilakukan murni merupakan penegakan hukum.

“Jadi yang diberantas itu hoax-nya, bukan embel-embel ‘muslim’-nya,” ucap Moeldoko.

Kritik tebang pilih penindakan hoax disampaikan Ketua DPP Gerindra Riza Patria. Riza mengatakan penangkapan pelaku penyebaran hoax dan hate speech hanya yang mengkritik pemerintah.

“Ini tebang pilih namanya, kenapa yang kritik pemerintah saja yang ditangkap,” ujar Riza.

 

 

Sumber : Detikcom

Editor    : Syarif