Pemda Kampar Dukung Penuh Pembangunan Ruas Tol Bangkinang – Pangkalan

62
Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri., M.Si saat mendampingi Kanwil BPN Riau M  Syahrir, A.PTNH SH, MM pada acara Konsultasi Publik Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Ruas Tol Bangkinang - Pangkalan tahap I di Aula Kantor Camat Bangkinang, Senin (10/8/20).

Sumateranews.co.id, KAMPAR, – Masyarakat Kabupaten Kampar, Riau tak lama lagi akan memiliki Jalan Tol seperti di Ibukota Jakarta, dan kota-kota besar lainnya. Wacana tesebut disampaikan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri., M.Si saat mendampingi Kanwil BPN Riau M  Syahrir, A.PTNH SH, MM pada acara Konsultasi Publik Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Ruas Tol Bangkinang – Pangkalan tahap I di Aula Kantor Camat Bangkinang, Senin (10/8/20).

Yusri menjelaskan, bahwa dalam hal ganti rugi lahan pemerintah pusat bersama pihak pengelola dalam hal ini PT. Hutama Karya dan Badan Pertanahan Nasional akan melakukan ganti rugi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kampar Sutrilwan., S.H., M.H, Yusri kembali menyampaikan bahwa dalam proses ganti rugi, dirinya mengharapkan kepada pihak pengelola untuk melakukan pendekatan dengan baik kepada masyarakat, begitu juga masyarakat hendaknya bisa menerima apa saja yang menjadi haknya nanti.

“Sebelumnya sudah diketahui, bahwa pihak pengelola akan menganti rugi atas apa yang ada dalam lahan tersebut, jangan pula masyarakat apa yang tidak ada dalam lahan dihadirkan pula saat ini. Untuk itu lengkapi surat tanah atau kepemilikan, apabila belum ada segera melapor ke Desa ataupun Camat,” terang Yusri.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau M. Syahrir, A.PTNH SH, MM.

“Bahwa semua inventaris yang ada dalam lahan milik masyakatat akan dinilai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dalam hal ini selain bangunan, tumbuhan juga akan dinilai baik pohon sawit sampai ketumbuhan ubi sekalipun,” ungkap Syahrir.

Laporan : Arifin III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here