Pembangunan di Banyuasin Masih Terkendala Hutang

0
290

 

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Pelaksana Tugas Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di 19 kecamatan terus menjadi perhatian pemerintah. Dan ketika infrastruktur tersebut dibangun maka masyarakat mesti peduli agar tidak cepat rusak.

Hanya saja pada saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena besarnya beban hutang Rp 172 Miliar yang mesti dilunasi Pemkab Banyuasin.

Hal ini ditegaskan Supriono di depan ribuan masyarakat Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh dalam acara Safari Ramadhan dan Tarawih keliling Pemkab Banyuasin di Masjid At-Taqwa Desa Talang Ipuh, Kamis (15/6).

Dimana sebelumnya Kades Talang Ipuh Ardina meminta Pemkab Banyuasin membangun jalan dari Desanya ke Desa Terentang sepanjang 3 km yang kondisinya rusak dan ini sudah diusulkan dalam Musrenbang Kabupaten Banyuasin.

Dikatakan Supriono bahwa persoalan infrastruktur merupakan persoalan klasik. Dan pada saat digulirnya program DID pada awal tahun 2013 sedikit terjadi miskomunikasi. “Saya dulu minta dana DID diprioritaskan untuk pembangunan Jalan Infrastruktur antar desa dimana dana DID setiap desa disatukan untuk jalan penghubung. Setelah jalan antar desanya bagus baru insfrastruktur dalam desa masuk gang. Sekarang terbalik, jalan lorong bagus semua, jalan penghubung rusak,” katanya.

“Kalau jalan rusak saya senang, kenapa ? artinya jalan itu dipakai, Kalau jalannya bagus terus bingung saya, apa tidak ada arus angkutan hasil bumi, tetapi dengan jalan rusak artinya ada perputaran ekonomi di sana,” tambah Supriono.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banyuasin H Askolani SH MH juga menegaskan bahwa besarnya hutang yang ditanggung Pemkab Banyuasin menjadi persoalan tersendiri dan juga cukup menghambat proses pembangunan.

“Kalau saja nggak ada hutang sebesar Rp 172 milyar ini, saya yakin persoalan jalan rusak dapat diselesaikan. Tapi karena ada hutang maka Pemkab Banyuasin dibawa komando Pak Supriono dan DPRD tentu harus berusaha untuk melunasi terlebih dahulu beban hutang ini,” katanya.

Maka dari itu, terang Politisi PDIP ini masyarakat harus memaklumi kondisi keuangan Pemkab Banyuasin. “Jalan ke Desa Talang Ipuh ini masih cukup baik dan masih bisa dilintasi kendaraan. Artinya masih beruntung dibanding saudara-saudara kita di Tungkal Ilir, Pulau Rimau, Muara Padang, dan lainnya yang kondisinya jalan rusak parah yang juga perlu perbaikan segera,” tegas Askolani.

 

Dalam acara ini, Plt Bupati Supriono dan Wakil Ketua DPRD H Askolani SH MH menyerahkan bantuan sembako, sejadah, dan santunan Basnaz untuk fakir miskin.

Hadir dalam acara ini, Kekemanag Banyuasin H Abadil, Asisten III M Yusuf, kepala OPD, dan Camat Suak Tapeh Harris Bahari.

Laporan   : Al Dafid

Editor       : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article