Pemasangan APK Paslon Banyuasin Dipertanyakan

0
236

Sumateranews.co.id, BANYUASIN- Cara pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang berbentuk Baleho pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati peserta pilkada serentak tahun 2018 kondisi di Banyuasin, posisi dan bentuknya dipertanyakan warga. Pasalnya, letak dan kondisi pemasangannya diletakkan oleh petugasnya terkesan asal-asalan, sehingga membuat kecewa para simpatisan dan Paslon.

Manto (35) warga Banyuasin kepada wartawan (26/04/2018) mengaku heran, cara petugas pilkada memasang alat peraga kampanye asal pasang, sehingga terlihat amburadul. Ditambah lagi saat diterpa angin, maka membuat para Paslon menjadi kecewa berat.

Dikatakan Manto, seperti pemasangan baleho yang terdapat di Desa Lubuk Lancang dan Desa Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin ada 5 baleho yang dipasang sembarangan seperti tidak ada biayanya saja.

Masih kata Manto, konon kabarnya biaya APK pilkada Bupati dan wakil Bupati Banyuasin sebesar Rp 3,510 milyar, tapi pemasangannya terkesan asalan saja. Hanya pakai batang kayu dari bambu yang ukuran tak lebih stik pancing.

Informasi yang dihimpun masalah APK itu bukan lagi kewenangan KPU, karena sudah melalui proses lelang dan dimenangkan oleh pihak ketiga dari PT Sinar Murni Indoprinting Rp 3.510.435.500,00 dan pemasangannya ditempatkan sesuai zonanya.

Untuk standar pemasangan baleho Paslon seharusnya menggunakan kayu bukan dari bambu yang ukuranya pun tidak standar seperti yang terlihat di depan Kantor Sekretariat PWI Banyuasin Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III. ‘’Jadi dikemanakan dana sebesar itu kok kerjanya semacam itu,’’ tanya Manto heran.

Sementara, Irwan dari KPU kabupaten Banyuasin saat diminta konfirmasinya mengatakan “Ok.. nanti kami koordinasi Pak.. Zona mano Pak”, jawabnya singkat [26/4] sekira pukul 16.42 WIB. Harusnya juga KPU ataupun pihak yang berkompenten langsung mengecek ke lapangan sehingga kesal asal jadi pemasangan baleho tidak terjadi.

Laporan          : Herwanto

Editor/Posting : Imam Ghazali