Pemakaian Air PDAM Selama Covid-19 Melonjak, Pemkot Palembang Berikan Keringanan, Apa Saja?

76
Wakil Wali kota Palembang, Fitrianti Agustinda gelar rapat bersama dengan jajaran Direksi PDAM Tirta Musi guna membahas melonjaknya tagihan pelanggan PDAM selama pandemi Covid-19, Senin (6/07).

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang menyikapi terjadinya lonjakan tagihan pelanggan PDAM Tirta Musi selama pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), dengan memberikan keringanan pembayaran. Hal itu terungkap dalam rapat yang digelar Pemerintah kota Palembang melalui Wakil Wali kota Palembang, Fitrianti Agustinda bersama jajaran Direksi PDAM Tirta Musi.

Dalam rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Bappeda Litbang Palembang, Wakil Wali kota Palembang juga menerima penjelasan, bahwa selama Covid-19 mulai April, pihak PDAM tidak melakukan pembacaan meteran secara langsung ke setiap rumah yang ada di kota Palembang.

“Mereka hanya menagihkan tagihan berdasarkan pemakaian seperti biasa. Ternyata karena Covid-19, banyak masyarakat yang tidak melakukan aktivitas di luar, jadi mungkin pemakaiannya melonjak dari biasanya, karena tentu kita harus menjaga kesehatan, dari menggunakan air secara berlebihan, mulai dari mandi dan cuci tangan,” jelas Fitri, usai kegiatan rapat, Senin 6 Juli 2020.

Dilanjutkannya, pada Juli saat ini, pihak PDAM telah kembali melakukan pengecekan meteran secara langsung serta mencatat pemakaian pelanggan.

“Di bulan Juli ini, setelah meteranya betul-betul dibaca oleh kawan-kawan yang bertugas dari PDAM, ternyata pemakaiannya ini di atas pemakaian normal. Itu terakumulasi dari pemakaian bulan April, Mei dan Juni yang baru dibayarkan di bulan Juli,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa melalui rapat tersebut pihaknya juga telah melakukan koordinasi guna mencari solusi menyikapi keluhan masyarakat kota Palembang.

“Kita tadi sudah menanyakan apa saja yang dapat menjadi solusi, sehingga masyarakat tidak lagi merasa keberatan untuk membayar tagihan-tagihan ini,” ujarnya.

Ia memaparkan, terkait solusi tersebut, pihak PDAM akan memberikan keringanan kepada para pelanggan yang merasa keberatan dalam jumlah tagihan.

Selain itu, masyarakat kota Palembang juga diimbau untuk mengunjungi langsung unit pelayanan PDAM terdekat atau menghubungi Call Center di 355222 untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak PDAM.

“Ada solusi ketiga yang juga disampaikan oleh PDAM, yaitu membayar dengan cara dicicil kenaikan harganya sebanyak tiga sampai sepuluh kali kalau memang ada yang merasa keberatan terkait tagihannya. PDAM siap untuk menerima pembayaran berupa cicilan sebanyak 10 kali, jadi 10 bulan,” tandasnya.

Masih dikatakannya, bahwa pihak PDAM juga telah meyurati pelanggan-pelanggan yang mengalami kenaikan hingga 50 persen.

“Itu sudah disurati oleh PDAM. Jadi saya rasa, apa yang disampaikan PDAM tadi sudah cukup jelas, dan masyarakat InsyaAllah akan terbantu dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan PDAM,” pungkasnya.

Laporan : Srie Gumay III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here