Pelanggan Petrogas Kabupaten OI Menjerit, Tagihan Naik Fantastis

0
293

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Gara-gara tagihan gas kota yang meledak beberapa bulan terakhir ini, membuat warga Kecamatan Indralaya menjerit. Bahkan kenaikannya hampir 300 persen, angka yang fantastis!

Hal tersebut diakui Anggota DPRD Kusharyadi Alun. Menurutnya biasanya setiap bulan tagihan pemakaian gas alam di dapur rumahnya tak lebih dari Rp 120 ribu/bulan, saat ini melonjak hingga Rp 350ribu/bulan padahal pemakaian hanya seperti biasa.

“Kami pesan makanan via catering kok tagihan malah meledak, jadi jarang masak. Bingung juga saya, bahkan petugas yang datang ke rumah tidak bisa ngomong sebabnya apa, malah struke penagihan dibawanya dan akan mengecek. Tapi sampai saat ini tidak pernah lagi memeriksa apakah ada kebocoran atau apa? Petrogas itu jangan cuma dengar curhat saja tanpa bertindak untuk memperbaiki kalau ada kebocoran apalagi sampai menentukan harga sembarangan!,” ujarnya.

Warga Jalan Tasik Rima juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, biasanya dalam sebulan ia membayar tagihan gas di rumahnya Rp 60 ribu, namun melonjak menjadi Rp 300 ribu. “Siapa yang mau bayar kalau begini. Misalnya naik ya paling hanya Rp 100 ribu, sekarang kok jadi Rp 300 ribu, sangat merugikan! Karena saya pakai gas seperti biasa. Kalau begini saya mau ganti tabung elpiji seperti biasa saja,” ujarnya

Saat dikonfirmasi, salah satu karyawan Petrogas OI Juanda mengatakan saat ini tidak ada petinggi di kantor yang ada hanya keroco. “Tidak ada petingginya, hanya kami keroco. Biasanya kalau warga melapor gangguan atau tarif harus isi form dulu baru dilaksanakan. Saya cuma bagian nagih-nagih saja,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD OI Ahmad Syafei mengatakan belum mengetahui soal adanya kenaikan tarif dari Petrogas OI. “Akan kita panggil pihak manejemen dari Peteogas ini. Kita akan cek, ” tegasnya, Rabu (29/8).

Laporan          : Lubis
Editor/Posting : Imam Ghazali