Pasca OTT Tipikor Polda, Kantor Menjadi Sepi

0
266
foto ilustrasi net

Sumateranews.co.id, MURATARA- Pasca terjadinya OTT terhadap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Muratara oleh Tim Tipikor Polda Sumsel membuat aktivitas di lingkungan Pemkab Muratara menjadi sepi.

Diketahui, Sekretaris Dinas PUPR Ardiansyah telah diamankan Tim Tipikor Polda Sumsel  Selasa, (14/11/2017) pukul 18.15 WIB di Rumah Makan Pagi Sore, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara  II, Kota Lubuklinggau beberapa hari yang lalu.

Akibatnya, aktivitas di Kantor Dinas PUPR agak berbeda, karena banyak ruangan yang kosong sebab banyak pegawai tidak masuk kerja.

Bahkan hanya ada sebagian kecil rombongan staf, baik yang TKS maupun PNS yang bekerja sesuai fungsi, sementara Kepala Dinas dan Kabid – Kabid tidak masuk kantor dengan alasan tugas ke lapangan.

“Kabid, banyak tugas ke lapangan yang tidak masuk,” kata Bambang yang mengaku sebagai staf di Dinas PU-PR, Muratara, Rabu (15/11).

Ditambahkannya, sedangkan Kepala Dinas PU-PR Yudi belum datang kalau tidak ada tugas di luar dia pasti masuk, karena sebelum ke kantor biasanya dia ke Pemda dulu.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Muratara, Romsul Panani mengatakan, terkait terjadinya OTT terhadap. salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Muratara dirinya baru mengetahui, tapi belum ada kepastiannya.

“Kita hormati proses hukum jika benar dugaan penangkapan Sekretaris PU PR Muratara, saat ini masih menunggu proses oleh Aparat Penegak Hukum,” jelas Romsul.

Sampai saat ini dia belum menjenguk pasca terjadinya OTT oleh Tipikor Polda Sumsel, kalau ada instruksi atau perintah oleh bupati baru dilakukan menjenguknya. Terkait  mengenai sepinya aktivitas di Kantor Dinas PUPR yang agak sepi Romsun mengatakan mungkin karena ada pengaruh dari informasi. Jadi kantor dinas PUPR menjadi sepi.

Laporan           : Donna Apriliansyah

Editor/Posting : Imam Ghazali