Para Calon Kades Tanjung Beringin Minta Pemilihan Diulang

0
815

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Kepala Desa Tanjung Beringin, beberapa warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan kandidat calon Kades Tanjung Beringin menolak hasil pemilihan Kepala Desa yang telah dilaksanakan pada Senin (17/7) lalu.

Menurut mereka, Kades Tanjung Beringin terpilih atas nama Suparman Bustan yang merupakan mantan Kades Tanjung Beringin periode 2010-2016 diduga telah melakukan kecurangan dan tidak sesuai dengan Deklarasi bersama sebagaimana surat pernyataan yang pernah dibuat dan ditandatanganinya.

Heriansyah (41) didampingi Maidan (37) yang merupakan calon Kades Tanjung Beringin saat dikonfirmasi di area kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa OKI, Senin (24/7) menjelaskan, pemilihan Kades Tanjung Beringin yang dilaksanakan pada hari Senin (17/7) memang berlangsung kondusif. Akan tetapi diduga telah terjadi kecurangan yang dilakukan oleh calon kandidat nomor urut 3 (tiga) yakni Suparman Bustan. Dimana dalam pemilihan Kades Tanjung Beringin tersebut kuat dugaan kami bahwa Suparman Bustan melalui orang kepercayaannya telah melakukan money politic atau politik uang. Sehingga masyarakat terpengaruh untuk memilih kembali Suparman Bustan yang merupakan mantan Kades periode sebelumnya.

Hal senada dikatakan oleh Sahidir calon Kades Tanjung Beringin. ‘’Kami menolak hasil pemilihan Kades Tanjung Beringin bukan tanpa alas an. Money politic yang dilakukan oleh orang-orang kepercayaan atau masih keluarga dekat Suparman Bustan. Ini kami ketahui setelah adanya laporan dari tim kami, dan setelah kami lakukan krosceck dan penelusuran lebih lanjut dari laporan tersebut, kami baru tahu bahwa orang kepercayaannya atau masih keluarga dari Suparman Bustan diduga telah melakukan kecurangan dengan melakukan politik uang untuk mempengaruhi warga lainnya agar memilih dia kembali sebagai kepala desa,’’ tegasnya.

Hal itu jelas tidak sesuai dengan hasil deklarasi bersama sebagaimana surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh Suparman Bustan sendiri tertanggal 13 Juli 2017 lalu sebagaimana pada point (b) Saya An Suparman Bustan selaku peserta calon PILKADES beserta keluarga besar tidak akan melakukan politik uang (baik memberi/menyogok seseorang ataupun panitia) untuk berusaha memenangkan PILKADES tersebut. Dan apabila saya (Suparman Bustan) mengingkari pernyataan tersebut, maka saya (Suparman Bustan) bersedia dituntut secara hukum yang berlaku. ‘’Dari itu juga kami telah melayangkan surat penolakan atas hasil Pilkades Tanjung Beringin dan telah kami sampaikan melalui surat ke Bupati OKI Cq Dinas PMD OKI, DPRD OKI Komisi I, Dinas PMD OKI, Camat Tanjung Lubuk, Polsek Tanjung Lubuk, Koramil Tanjung Lubuk, Ketua Panitia Pilkades kecamatan Tanjung Lubuk, dan ketua Panitia Pilkades Tanjung Beringin,’’ tandas Sahidir.

Para calon kandidat kades tersebut sangat berharap akan dilakukan pemilihan ulang kades kembali secara bersih dan jujur serta diawasi khusus oleh pihak Kabupaten OKI.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, panitia Pilkades Tanjung Beringin dan yang terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun dari jumlah matapilih sebanyak 1231 suara, Suparman Bustan (40) nomor urut 3 mendapat suara sebanyak 498 suara, Sahidir (35) nomor urut 4 mendapat 252 suara, Heriansyah (41) calon nomor urut 1 mendapat suara sebanyak 193 suara, sedangkan Maidan calon dengan nomor urut 2 mendapat 120 suara, sisanya blanko dan golput.

Laporan : Aliaman

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article