Panitia Berlakukan el-KTP di Pertandingan Cabor Taekwondo

41
Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Tak ada akar, rotan pun jadi sepertinya pepatah kuno ini berlaku di pertandingan cabang olahraga (cabor) taekwondo di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XII Sumsel tahun 2019, yang diselenggarakan di kota Prabumulih.
Bagaimana tidak, lantaran tak banyak mengantongi kartu id card tanda peserta pada pertandingan cabor ini, akhirnya pihak panitia pertandingan memberlakukan kartu tanda penduduk atau el KTP kepada setiap atlet yang akan mengikuti pertandingan, yang digelar di Islamic Center (IC) Prabumulih.
“Ya karena banyak tidak memiliki
 id card saat proses penimbangan peserta atlet, hanya menunjukkan KTP sebagai dasar untuk mengetahui atlet atau tidak,” ungkap Radenden M.Pd, selaku Ketua Pertandingan PB Porprov Sumsel, ketika ditemui, Sabtu (23/11) sore.
Padahal, menurutnya, tanda pengenal id card pada setiap pertandingan itu sangat penting dan diperlukan pada saat atlet mengikuti proses pertandingan, dan ini berlaku untuk seluruh cabor.
“Daripada tidak berjalan, ya akhirnya kita berinisiatif memberlakukan tanda pengenal KTP,” ujar Radenden, yang juga anggota KONI Provinsi Sumsel ini.
Radenden kembali menambahkan, pada pertandingan cabor taekwondo ini pihaknya sudah menggunakan alat digital penghitung nilai otomatis atau PSS. Dipakainya alat tersebut guna untuk menghindari terjadinya salah hitung nilai atau kecurangan.
“Alhamdulillah kita dapat pinjaman dari pengurus pusat taekwondo, gratis, dan PSS ini merupakan alat tercanggih saat ini,” jelasnya.
Dia berharap, pertandingan cabor taekwondo ini berjalan lancar dan sukses mesti masih banyak kekurangan.
Laporan : King/Gun
Editor.    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here