PANGDAM II/SWJ DAN KAPOLDA KUNJUNGI BUMI SERIBU MEGALIT

0
173

Sumateranews.co.id, LAHAT – Usai mengunjungi Kota Linggau dan Musi rawas, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel beralih ke Kabupaten Lahat, Rabu (19/7).

Berbagai persiapan dan kesiapan untuk menyambut dua petinggi Sumsel ini telah dilaksanakan dengan matang dan terancang dengan baik oleh Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’I SE di Pendopoan Rumah Dinas Bupati.

Kedatangan Pangdam dan Kapolda di Bumi Seganti Setungguan ini dalam rangka silaturahmi tiga pilar (babinkamtibmas, babinsa, kades dan lurah).

Hadir pada acara tersebut seluruh jajaran TNI dan Polri di Lahat, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan dan Kejaksaan, SKPD, dan para jajaran Pemkab Lahat serta para undangan.

Bupati Lahat dalam sambutannya mengatakan atas nama masyarakat Lahat mengucapkan selamat datang kepada Pangdam II SWJ dan Kapolda Sumsel di Bumi Seribu Megalit dan Seribu Air Terjun Seganti Setungguan. ‘’Kami sangat bangga dan merasa terhormat atas kunjungan dua petinggi Sumsel di Kabupaten Lahat,’’ ujar Aswari.

Apalagi kunjungan tersebut dilakukan secara bersama-sama, yakni Pangdang dan Kapolda Sumsel.

Dalam tayangan profil Kabupaten Lahat ditampilkan kekayaan dengan adat-istiadat serta budaya, termasuk beragam potensi pariwisata terbaik di Lahat.

Pangdam II Mayjen TNI AM Putranto, SSos menyampaikan Kabupaten Lahat sangat luar biasa dan dihiasi bukit bukit yang elok serta hutan yang asri. ‘’Namun persoalan ancaman kebakaran hutan amat rentan dan akan merugikan orang banyak. Kita akan bentuk satgas yang efektip. Jajaran TNI dan Polri serta masyarakat harus bersinergis. Masyarakat harus saling toleransi sesama kita dan menyelesaikan masalah yang ada. Kita harus waspadai masuknya ISIS dan premanisme,’’ tegas Pangdam.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Agung Budi Maeyoto MSi mengatakan, bahwa jangan sekali-kali melupakan sejarah. ‘’Belajar dari sejarah bahwa NKRI maju dan berkembang berkat jasa ulama, TNI, dan Polri. Dan melihat perkembangan sekarang, dengan kemajuan teknologi maka banyak berita bohong (hoax) yang harus diwaspadai sebab dapat mengancam NKRI. Jangan sampai gara-gara berita hoax kita justru terpecah-belah,’’ tandas Kapolda.

Laporan : Idham

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre