PAN dan Gerindra Rebut Kursi Pimpinan Dewan OKU

302

Sumateranews.co.id, BATURAJA-  Dua Partai Politik (Parpol) yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Gerindra, tampaknya bersaing untuk merebut kursi Ketua DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) hasil pileg 2019.

Dua partai ini sukses menggerus dominasi Partai Golkar dan PDIP dalam dua periode Pileg terakhir. Ya, seperti diketahui selama 10 tahun dua partai tersebut selalu mendominasi jumlah perolehan suara di OKU.

Selama 10 tahun tersebut PDIP dan Golkar bergantian menduduki posisi Ketua DPRD OKU. Namun pada pileg kali ini situasinya berubah, karena justru PAN dan Gerindra yang sukses meraup simpatik masyarakat di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu.

Kedua partai ini (PAN – Gerindra) mengklaim meraih 1 kursi di setiap daerah pemilihan (dapil). Bahkan dalam satu dapil ada yang meraih 2 kursi.

Misalnya PAN, yang menyebut raihan pada Pileg kali ini terbilang luar biasa. Dan sudah bisa dipastikan, Partai berlambang matahari terbit itu meraih 4 kursi.

“Ya. kita (PAN, red) bisa dipastikan mendapat 4 kursi. Itu berdasarkan hitungan C1 dari kami. Namun, untuk kursi kelima, masih kejar-kejaran dengan Gerindra di Dapil 3,” ujar Ketua DPD PAN OKU, Mirza Gumay, saat dihubungi via whatshapp miliknya, Rabu (24/4).

Mirza mengklaim, secara total dari 4 dapil yang ada sementara ini, pihaknya meraup lebih dari 24 ribu suara. Raihan itu, menurut hitungan pihaknya, merupakan suara yang tertinggi di OKU.

“Bahkan sepanjang sejarahnya, PAN baru kali ini mendapat 4 kursi. Bisa disebut memecahkan rekor. Nah, tinggal lagi kursi kelima yang diperebutkan di Dapil 3,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kalau memang kemungkinannya nanti PAN dan Gerindra sama-sama mendapat 5 kursi, berarti hitungan untuk posisi Ketua dilihat dari jumlah suara Partai terbanyak. Artinya, bisa jadi Ketua DPRD dari PAN.

Namun, jika kemudian Gerindra yang positif dapat 5 kursi, dan PAN hanya 4 kursi meskipun dengan raihan suara Partai terbanyak, kata Mirza, maka Gerindra-lah yang berhak kursi ketua.

“Kalau jumlah kursinya sama, berarti hitung suara (Partai) terbanyak. Jika sebaliknya (Gerindra 5 kursi dan PAN 4 kursi), yang didahulukan hitungan kursi terbanyak,” sebut Mirza.

Sementara itu, Gerindra di OKU tampaknya tidak mau disebut kejar-kejaran dengan PAN, terkhusus mengenai perebutan kursi di Dapil 3.

“Bagaimana mau kejar-kejaran. Posisi kami sekarang dengan PAN selisih seribu suara. Untuk kursi kesembilan di Dapil 3, itu positif punya Gerindra. Kalau kursi kesepuluh, kami tidak tahu,” ujar Parwanto, Caleg Gerindra Dapil 1 OKU.

Nah, hitung-hitungan di atas kertas, sambung Wawa (sapaan akrab Parwanto), bahwa perolehan kursi dapil 3 itulah yang mendongkrak peluang Gerindra.

Wawa mengaku belum tahu persis raihan total suara Partainya secara global. Yang pasti menurutnya, tidak jauh dengan PAN. Jumlahnya di kisaran 24 ribu lebih atau mendekati 25 ribu. Itu tadi, selisih seribu suara dengan PAN.

Artinya ditegaskan Wawa, bisa dipastikan kursi ketua akan didapat Gerindra. Bukan PAN. Capaian suara dan kursi Gerindra pada Pileg ini, lanjut Wawa, juga terbilang luar biasa. Peningkatannya mencapai 400 persen.

“Ya, dari 1 kursi di Pileg lalu, sekarang dapat 5 kursi,” tandas Bendahara Tim Pemenangan Prabowo – Sandi di Kabupaten OKU itu.

 

Laporan          : Duan/Putra

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here