Palembang Jadi Pusat Peringatan Hari Hiv Aids Sedunia

0
259

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Kota Palembang terpilih menjadi pusat peringatan hari Hiv Aids sedunia. Selain sudah mulai dilirik sebagai destinasi kota wisata, momen ini pun untuk memperkenalkan kepada masyarakat dunia, pada kota tuan rumah Asean Games 2018.

Pemerintah Mulai memfokuskan perhatian ke Sumatera Selatan, bahkan tak tanggung-tanggung acara besar ini akan dihadiri oleh  para delegasi stakeholder  kesehatan seluruh dunia. Antara lain yakni UNICEF, UNESCO, WHO, ILO, dan lain-lain. ‘’Termasuk juga teman-teman komunikasi pun kita undang,’’ kata Endang Budi Hastuti selaku Kasubdit Hiv Aids dan PMS  Kementerian Kesehatan, ketika diwawancarai wartawan setelah acara rapat final persiapan hari Hiv Aids Sedunia di Hotel Arya Duta Palembang (30/11/17).

Dijelaskan Endang bahwa acara puncak yang akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan ini, akan digelar 5 Desember 2017 nanti rencananya akan dipusatkan di Griya Agung Jalan Demang Lebar Daun Palembang. Sebelumnya pihak Kementerian Kesehatan sudah melaksanakan Roadshow di beberapa kabupaten kota di Provinsi Sumatera Selatan, turnamen futsal, what’s up blogger, dan nobar film tentang Hiv Aids serta rangkaian sosialisasi bahayanya Hiv Aids.

Sosialisasi ini lebih ditekankan kepada usia remaja yang dinilainya rentan terpengaruh dengan pergaulan bebas. ‘’Saat ini strategi kita berupaya sebanyak-banyaknya untuk menemukan orang-orang yang terinfeksi, karena orang yang terinfeksi inikan gak keliatan ini, semua orang bisa beresiko untuk tertular. Kita akan berusaha menyebarkan informasi pengetahuan yang benar tentang Hiv Aids,’’ tandas Endang.

 

Sementara itu, Dra.Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan amat mendukung acara tersebut. ‘’Karena tujuannya adalah mengedukasi seluruh masyarakat, agar masyarakat tahu informasi sebenarnya  mengenai Hiv Aids ini, bagaimana tindakannya, tata laksananya yang benar. Kita mengajak masyarakat supaya sadar akan kesehatannya dan tahu apa yang harus dilakukan terhadap penyakit Hiv Aids itu. Karena penyakit ini sudah mengenai masyarakat di usia produktif, kalau tidak segera ditangani, maka kita akan kehilangan generasi muda dan jelas ini akan merugikan kita,’’ papar Lesty.

Sedangkan untuk Germas, Dinkes Provinsi mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan hidup sehat. Yakni aktivitas fisik setiap hari, minimal 30 menit, makan buah dan sayur, dan deteksi dini penyakit, termasuk juga penyakit Hiv Aids. ‘’Kalau sudah terkena penyakit itu butuh biaya besar untuk berobat. Mencegah jauh lebih baik daripada berobat. Mari kita jaga kesehatan dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Kalau semua keluarga sehat. Maka Sumsel sehat ini akan segera terwujud,’’ tukas Lesty.

Laporan            : Iwan

Editor/Posting   : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article