Pahala Puasa yang Berlipat-lipat

48
Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Para ulama telah membagi kesabaran menjadi tiga bagian: Sabar dalam taat, sabar dari maksiat, dan sabar terhadap takdir. Puasa menggabungkan ketiga macam kesabaran.

Al Hambali –rahimahullah- berkata:

“Dan bentuk kesabaran yang paling utama adalah puasa; karena puasa telah menggabungkan ketiga bentuk kesabaran tersebut; karena merupakan bentuk kesabaran dalam taat kepada Allah, sabar dari maksiat kepada Allah; karena seorang hamba meninggalkan syahwatnya karena Allah sementara jiwanya ada kecenderungan ke arah sana, oleh karenanya telah disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah –‘Azza wa Jalla- berfirman:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

“Setiap amal bani Adam untuk dirinya, kecuali puasa karena puasa adalah milik-Ku dan Aku-lah yang akan memberinya balasan”.

Karena dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya karena Aku (kata Allah). Dan dalam puasa juga ada sabar terhadap takdir berupa kesulitan yang dialami orang yang berpuasa dengan rasa lapar dan hausnya”

Maka barangsiapa merealisasikan puasa sebagaimana yang telah disyari’atkan oleh Allah maka dia akan meraih pahala yang besar dari Allah –Tabaraka wa Ta’ala- dan cukuplah dengan firman-Nya:

إِنَّمَا يُوفَّى الصَّابِرونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَاب (سورة الزمر: 10)

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. (Az Zumar: 10)

yuk di bulan puasa ini kita tingkatkan ibadah kita, janganlah covid-19 jadi halangan.

di rumah saja pun masih bisa tetap beribadah loh.

TAQABBALALLAHU SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM – Semoga Allah menerima amal ibadah puasa kita.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here