PAD Aceh Singkil Alami Penurunan Rp82 Miliar Lebih Akibat Covid-19

67
DPRK Aceh Singkil gelar sidang paripurna tentang Laporan Badan Anggaran DPRK terhadap Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2020, di gedung dewan setempat Kampung Baru, Rabu (16/9/2020).

ACEH SINGKIL – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menggelar sidang paripurna tentang Laporan Badan Anggaran DPRK terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2020, di gedung dewan setempat Kampung Baru, Rabu (16/9/2020).

Ramli Boga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selaku juru bicara Badan Anggaran (Banggar), menyampaikan laporan Badan Anggaran Rapat Pembahasan Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2020, antara Badan Anggaran DPRK Aceh Singkil dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil beberapa hari yang lalu, rapat pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBK tahun anggaran 2020 berjalan dengan baik.

“Hal ini semua bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang arah dan kebijakan dalam menyusun rencana pembangunan untuk setiap urusan Pemerintah Daerah yang muaranya agar terwujud suatu tatanan masyarakat yang adil, makmur dn sejahtera,” kata Ramli Boga.

Lanjutnya, sebelum pembahasan, total target pendapatan daerah tahun anggaran 2020 sebesar Rp 938.288.686.513, dan mengalami penurunan Rp 82.453.614.318, sehingga total pendapatan pada pembahasan perubahan APBK menjadi sebesar Rp 855.835.071.195, yang bersumber dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan penerimaan pembiayaan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 16.229.261.347.

Hasil pembahasan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2020, ia harapkan bisa menjadi perhatian Pemda di antaranya sebagai berikut :

Pertama diharapkan kepada Bupati Aceh Singkil melalui SKPK terkait supaya kedepan lebih cermat lagi untuk menggali potensi-potensi yang akan dijadikan objek pajak sebagai sumber PAD sehingga akan dapat mempengaruhi peningkatan APBK Aceh Singkil yang tentunya akan dapat mewujudkan pembangunan secara adil dan merata.

Kedua untuk nendapatkan hasil pembangunan yang lebih baik dan tepat guna, kami harapkan kepada bupati agar dapat merencanakan terlebih dahulu perencanaan yng baik agar tudak terjadi pergeseran-pergesaran atau bertambah kurangnya anggaran yang signifikan terhadap program-program kegiatan.

Ketiga pasca Recopusing anggaran yang dilakukan oleh tapk membuat beberapa anggaran di semua skpk mengalami pengurangan tidak terkecuali tambah penghasilan berdasarkan pertimbangan objek lainnya.

Dan keempat dalam hal peningkatan kinerja dan pelayanan prima serta disiplin kerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Aceh Singkil, agar kira bupati dapat mempertimbangkan tambahan penghasilan berdasarkan prestasi, kinerja dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objek lainnya, yang berdampak pada prestasi kerja sehingga apa yang kita rencanakan dalam pembangunan Aceh Singkil kedepan ini dapat tercapai.

Laporan : Ramail III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here