Orgil Jangan Dipasung Tapi Diobati

0
89

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, hingga kini terdapat 374 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Pemprov Sumsel melalui Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi agar ODGJ tidak dipasung tapi diberikan pengobatan.

Hal tersebut diungkapkan Asisten III Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Edward Juliartha dalam pembukaan Sosialisasi Kebijakan Sinergisitas Multisektoral Dalam Pencegahan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Menuju Indonesua Bebas Pasung di Provinsi Sumsel di Hotel Emilia, Senin (7/5).

Edward mengatakan, ODGJ yang dipasung berjumlah 374 orang di Sumsel. Penyebarannya merata di Sumsel, namun yang paling dominan berada di Muba, Mura, dan Empat Lawang. “Kita punya komitmen tidak ada lagi pemasungan. Namun kita minta pihak keluarga juga kooperatif. Karena kadang-kadang ketika ada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa itu disembunyikan. Padahal itu menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk keluarga untuk diobati,” ujarnya.

Eduard menjelaskan, ODGJ harus mendapat perhatian semua pihak. Pasalnya kalau dibiarkan maka akan mengganggu orang di sekitarnya. “Jangan dipasung tapi diobati. Pengobatannya dapat dilakukan di Puskesmas. Kita juga sudah menyosialisasikan agar Puskesmas segera melayni ODGJ,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesti Nurainy menambahkan, penanganan ODGJ ini menjadi tanggung jawab Dinkes, Dinsos, Sat Pol PP, dan Polisi. “Selama ini ODGJ tidak diakui keluarganya. Kendati demikian, harus tetap mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan,” katanya.

Dia menambahkan, pengobatan ODGJ ini dapat dilakukan  di Puskesmas, yang kemudian dapat dirujuk ke RS Jiwa. “Setelah dinyatakan sehat, yang bersangkutan dikembalikan lagi kepada keluarganya,” pungkasnya.

Laporan          : Wiwin

Editor/Posting : Imam Ghazali