Orang Tua Retno Minta KTP Rusak Anaknya Dimusnahkan

0
132

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Takut KTP Elektronik disalahgunakan, keluarga besar Retno Herianto (34) warga Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, meminta kepada instansi terkait untuk menghanguskan KTP Eletronik yang rusak supaya tidak disalahgunakan.

“Kami minta kepada pemerintah RI untuk secepatnya menghanguskan seluruh KTP rusak tersebut. Bila perlu kami minta KTP anak kami, biar kami hanguskan sendiri biar kami yakin benar-benar dihanguskan,” ujar Herman (63) didampingi istrinya Rohayu (58) dan anaknya Agustina.

Menurut Herman, semenjak anaknya menjadi pemberitaan baik di media cetak, elektronik dan TV, keluarganya menjadi pembicaraan di desanya bahkan sampai seluruh Indonesia.

Padahal anaknya orang yang tidak banyak ulah, dan hanya bekerja sebagai petani.

Dikatakan Herman, anaknya merekam untuk KTP tersebut tahun 2012, dan baru diterima tahun 2015. Sejak itu, anaknya tidak pernah menukar KTP ataupun mengganti KTP.

Makanya ketika ia mendengar KTP anaknya ditemukan di Bogor, ia heran karena KTP anaknya masih dipegang oleh anaknya sendiri.

Oleh karena itu ia sangat khawatir, KTP anaknya bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk kegiatan kejahatan.

“Anak aku (Retno) di kebun, balek sebulan sekali. Kebunnya jauh, kiro-kiro 1,5 jam, kalau musim hujan cak ini, dak pacak masuk kecuali jalan kaki,” ujarnya, Rabu (30/5).

Ditambahkan Agustina, adik dari Retno, bahwa kakaknya Retno tersebut adalah anak tertua, dan selama ini sering menjaga dan tinggal di kebun di Air Cek Dam.

Ketika mendengar hal tersebut, ia diminta orang tuanya pulang ke rumah untuk menjaga orang tua terutama ibunya yang sudah sakit jantung.

Sebab ibunya cepat susah apalagi ketika anaknya banyak yang mencari mulai dari Kepolisian, Kejaksaan hingga awak media.

Untuk itu, ia minta pertanggungjawaban pemerintah mengapa KTP kakaknya bisa jadi ganda, dan minta cepat dihanguskan.

‘’Bila perlu, kami minta KTP diberikan ke kami, biar kami yang menghanguskan sendiri,’’ tegasnya.

Sementara itu Sekdes Cinta Kasih Reza Oktavia (23), membenarkan jika Retno Herianto terdaftar sebagai warganya, dan sampai saat ini, KTP aslinya masih padanya.

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah untuk segera menghanguskan seluruh KTP yang rusak sehingga tidak meresahkan masyarakat karena warga khawatir KTP mereka juga digandakan. “Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Kades, kebetulan ia berobat ke Bandung,” ujarnya.

Laporan          : Deka Saputra

Editor/Posting : Imam Ghazali