Oknum Satlantas Mura Diduga Aniaya Anak Bawah Umur

0
669
Teks foto: Korban Faruk didampingi keluarga saat mendatangi Polres Mura melaporkan hal yang dialaminya. (foto: donna)

Sumateranews.co.id, MUSIRAWAS- Sapa dan senyum yang seharusnya dilakukan oleh anggota satuan lalu lintas sebagaimana imbauan Kapolri terhadap para pengendara saat melakukan razia tampaknya belumlah dilakukan oleh semua polisi di lapangan.

Salah satunya diduga terjadi di daerah Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan. Sebab, saat petugas melakukan razia, ada oknum satuan lalu lintas Musirawas yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak bawah umur bernama Faruk (16) warga  Jalan Kenanga II Gang Kebangkitan Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Menurut Faruk (16) kepada Sumateranews.co.id Sabtu (6/1). Saat itu dia teman-temannya sedang liburan ke Danau Aur. Pulang dari Danau Aur itu ada razia di F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas. Saat itu Faruk naik mobil disopiri pamannya sendiri. Kebetulan pamannya itu tidak membawa STNK sehingga saat razia dia pun akan ditilang. Karena melihat proses tilangnya agak lama dan tidak membawa STNK mobil, maka Faruk menelpon ayahnya bernama Idil Wahyudin Noor dengan cara bertatap langsung atau video call (VC). Faruk minta ayahnya untuk menjemput di lokasi tersebut.

Kemudian ayahnya bertanya lagi dimana! Lagi di Merasi kata Faruk. Setelah itu, Idil menyuruh Faruk untuk menanyakan dimana tempatnya sambil dilose speaker dengan Faruk ke anggota Sat Lantas Polres Mura.

“Tiba-tiba oknum anggota Sat Lantas Polres Musirawas langsung merampas HP milik Faruk. Waktu merampas dilihat dengan salah satu oknum anggota Sat Lantas, “Apo dio kamu ni VC dengan Bapak kau ni cak Cewekan be, apo dio kalu gilo kau ni,” kata Faruk, Sabtu (6/1)

Faruk adalah anak salah satu anggota DPRD Muratara Idil Wahyudin Noor.

Sementara itu Faruk meminta penjelasan terhadap perkataan anggota yang telah menghina orang tua, Faruk pun mengatakan: ‘’Apo dio maksud kau ngomong aku dengan bapak aku cewekan.’’

Mendengar hal itu, ada salah satu oknum polisi ada yang emosi.  “Nah kau ni be kau-kau sambil nak ninju. Kemudian, saya reflek menangkis. Di kirain salah satu oknum tadi nak meninju salah satu anggota tadi. Padahal saya hanya mau menangkis,’’ tambah Faruk.

Kemudian, Faruk langsung dicekik oleh salah satu diduga oknum anggota tersebut. Jadi suasana tersebut menjadi ramai lalu dipisahlah dengan sesama anggota disuruh lari. Faruk lari sambil menghubungi ayahnya (Idil Wahyudin Noor Anggota DPRD Muratara). “Telpon lah bapak kau tuh, kito omong secara baik-baik bae,” ujar Faruk sambil menirukan omongan oknum anggota Sat Lantas Polres Mura.

Kemudian, salah satu oknum Sat Lantas Polres Mura melakukan penganiayaan dengan cara menendang Faruk. Setelah itu salah satu oknum Sat Lantas mengatakan diborgol bae budak ini, Faruk menyodorkan kedua tangannya karena kedua tangan Faruk baru sembuh dari patah. Ada salah satu oknum Sat lantas Polres Mura mengatakan “kito nak patahkan nian tangan dio ni”. ‘’Tangan saya ditarik sampai jam tangan saya putus. Sampai sekarang tidak tau jam itu berada dimana! Selama di perjalanan arah ke Polres kalau ada tikungan menyenggol dio (polisi) disikut dan ditempelengi yo. Jadi selama di perjalanan menuju Polres dipres anggota diduga oknum Sat Lantas Polres Mura,’’ tegas Faruk.

‘’Saya tidak terima anak saya dianiaya oleh oknum anggota Sat Lantas Polres Mura. Tak hanya dicekik di bagian di leher tapi anak saya juga di tendang, borgol serta dicaci-maki. Ini masalah pelanggaran lalu lintas kenapa anak saya diperlakukan layaknya seperti pencuri. Kalau anak saya pencuri wajar dipelakukan seperti itu. Apa yang dilakukan aparat Sat lantas itu sudah melanggar UU,” ujar Idil Wahyudin Noor, kesal.

Sementara itu, Kasat lantas Polres Musirawas AKP Budi Hartono Sutrisno mengatakan, bahwa adalah salah paham. Anggotanya tidak mungkin melakukan hal yang sekejam itu. “Kita sudah panggil beberapa anggota kita yang bertugas di lapangan, tidak ada tindakan kekerasan. Kita akan mediasi dengan keluarga mereka dan akan menyelesaikan dengan baik,” aku Kasat Lantas AKP Budi Hartono Sutrisno.

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article