Nyambi Jual Sabu, Tukang Ojek Ini Diringkus Polisi

0
250
Shabu: Tersangka penyalahgunaan narkoba jenis shabu yakni, Sanuli (30) seorang tukang ojek saat diamankan petugas Satnarkoba Polres Prabumulih, Kamis (16/08) pagi.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Penyesalan selalu datang terakhir, mungkin inilah yang sedang dirasakan Sulani (30), warga Jalan Kotamadya Rt 09 Rw 04 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih. Akibat ulahnya ingin mencari jalan pintas menjadi kaya dengan menjual barang narkoba jenis sabu, pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini diringkus oleh Satuan Narkoba Polres Prabumulih.

Pelaku berhasil ditangkap, saat diduga sedang menunggu pelanggannya di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di halaman parkir Rumah Makan Minang Raya-Simpang Gunung Ibul, pada Rabu (15/08) sore, sekitar pukul 14.30 Wib. Dari balik box sepeda motornya petugas berhasil menemukan 1 buah plastic klip bening diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat Brutto 0,74 gram.

Selanjutnya oleh petugas, pelaku bersama barang bukti narkoba jenis sabu miliknya itu langsung digelandang ke Polres Prabumulih guna diselidiki lebih lanjut.

Kepada petugas, pelaku Sulani mengaku mendapatkan barang sabu tersebut dari seseorang bandar narkoba bernama Nopri, yang juga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim karena kasus penganiayaan. Kemudian dari nyanyian Sulani inilah, petugas langsung melakukan pengembangan dengan menggerebek ke kediaman Nopri.

Namun sayang rencana anggota Satnarkoba Polres Prabumulih ini masih belum menemui sasarannya. Diduga pelaku Nopri telah mengendus niat petugas, dan keburu meloloskan diri dari sergapan petugas.

“Ya kita telah mengamankan salah seorang pengguna dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu bernama Sulani. Dia kita tangkap saat sedang berada di halaman parkir rumah makan Minang Raya Simpang Gunung Ibul, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu sore kemarin,” sebut Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Narkoba, AKP M Ali Asri kepada awak media, Kamis (16/08) pagi.

Menurut Ali Asri, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek itu kerab mengedarkan dan menjual narkoba jenis sabu.

“Info dari masyarakat dan setelah kita selidiki bahwa ada seseorang yang berprofesi sebagai tukang ojek namun sering juga sebagai perantara untuk jual narkoba jenis sabu. Dia (pelaku, red) mengaku BB itu ia beli dari seseorang bernama Nopri (DPO Reskrim Kasus Penganiayaan). Namun sayang yang bersangkutan keburu melarikan diri saat hendak kita tangkap,” tukasnya.

Laporan : AD

Editor     : Donny