Nyambi Edarkan Sabu, Petani Kampung Andalas Cermin Diciduk Polisi

0
345

TULANG BAWANG – Seorang petani berinisial DP (24), warga Kampung Andalas Cermin, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang terpaksa harus berurusan dengan petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang.

Petani ini ditangkap pada Jumat (16/07/2021) dini hari, pukul 02.00 WIB, saat berada disebuah gubuk penyeberangan perahu di Kampung Andalas Cermin.

“Jumat dini hari petugas kami berhasil menangkap seorang petani yang nyambi mengedarkan narkotika jenis sabu, petani ini ditangkap saat sedang berada di sebuah gubuk penyeberangan perahu di Kampung Andalas Cermin,” ujar Kasatres Narkoba, AKP Anton Saputra SH MH mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Andy Siswantoro SIK, Rabu (21/07/2021).

Anton melanjutkan, dari lokasi penangkapan petugas berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 1 buah plastik klip berukuran sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,64 gram, kemudian plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu, dan empat bungkus plastik klip kosong.

Kasat Reskrim menambahkan, keberhasilan petugasnya dalam mengungkap pelaku peredaran narkotika jenis sabu ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Rawa Pitu.

Di mana dari informasi yang didapat disebutkan ada sebuah gubuk penyeberangan perahu yang berada di Kampung Andalas Cermin sering dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu.

“Saat petugas kami tiba di lokasi, di gubuk tersebut terdapat seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan, lalu dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan BB narkotika jenis sabu,” jelas AKP Anton.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 Miliar,” tukasnya.(Herry)

Editor : Donni