Nopember 2021, Pemkab Banyuasin Bakal Gelar Pameran Lowongan Kerja

12

BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pada pertengahan November 2021 mendatang akan menyelenggarakan Bursa Kerja/Pameran Lowongan Pekerjaan yang akan diikuti lebih dari 20 perusahaan. 

Kegiatan pameran lowongan kerja ini pun telah dianggarkan pemerintah melalui APBD Perubahan.

“Informasi tak kalah penting, dari pelatihan ini, bahwa sebanyak 27 peserta yang sedang mengikuti pelatihan telah siap diberangkatkan untuk bekerja melalui program Antar Kerja Antar Daerah ke PT Philips Industries – Kawasan Industri Mukakuning Batam bidang Assambling/Perakitan Elektronik dengan perkiraan gaji 5 sd 7 juta,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin, Noor Yoseph Zaat, disela-sela kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi, yang diselenggarakan oleh UPTD BLK Banyuasin, Selasa (6/4).

Menurut Noor Yoseph Zaat, kegiatan dilakukan sebagai salah satu untuk  mewujudkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin di antaranya “Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan dan Kesehatan Yang Berkualitas”, khususnya bagi para pencari kerja yang akan menempati kualifikasi jabatan tertentu di dunia industri.

“Maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) melalui UPTD BLK Banyuasin mengambil peranan sebagai salah satu balai latihan yang menyelenggarakan berbagai macam program Pelatihan Berbasis Kompetensi,” ucapnya.

Salah satunya, lanjut Noor, pada tahun 2021 ini dilaksanakan sebanyak 13 Paket yang diselenggarakan selama lebih dari 30 hari, dimulai dari tanggal 1 Maret 2021 s/d 7 April 2021 di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin.

“Adapun Kejuruannya yaitu Kejuruan Pengelasan SMAW 3 G, Kejuruan Service Sepeda Motor Konvensional, Kejuruan Design Grafis, Kejuruan Computer Operator Asisstant, Kejuruan Penjahitan Pakaian Dengan Mesin, Kejuruan Kecantikan Rambut, Kejuruan Kecantikan Kulit, dan diikuti sebanyak 208 peserta dari wilayah Banyuasin III, Sembawa, Suak Tapeh, Rantau Bayur, Betung, Pulau Rimau, Sembawa, Sukajadi, Banyuasin I, Air Kumbang, Karang Agung Ilir dan Tungkal Ilir,” papar Noor.

Lebih jauh Noor menuturkan, penyelenggaran Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2021 tersebut dibiayai pemerintah daerah Kabupaten Banyuasin, dan tanpa ada pungutan biaya pelatihan kepada peserta.

“Para peserta diberikan seluruh fasilitas di antaranya ATK, Modul, Pakaian Kerja, Asuransi, Bahan Pelatihan, Konsumsi, Makan Siang, Pelaksanaan Uji Kompetensi, dan bantuan uang transport diakhiri pelatihan,” imbuhnya.

Pihaknya juga disampaikan, pada tahun 2021 ini, telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan berupa Peralatan dan perlengkapan workshop Desain Grafis senilai Rp 600.000.000. Untuk itu, tambah dia, di tahun 2021 BLK Banyuasin telah menyiapkan workshop dan peralatan terbaru di bidang Kelistrikan dan Servis AC.

“Hal itu, untuk menyiapkan calon tenaga kerja siap kerja dan usaha di bidang Pemeliharaan AC dan Instalasi Penerangan Rumah Sederhana,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Banyuasin, Askolani mengatakan, bahwa pembangunan SDM pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keadaan meningkat.

“Oleh karena itu, target utama yang menjadi landasan munculnya program-program nasional maupun daerah adalah pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran,” jelasnya.

Askolani menyebutkan, Pelatihan Berbasis Kompetensi ditopang oleh tiga pilar utama. Pertama, untuk membangun SDM unggul berbasis kompetensi diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kedua, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup
Pengetahuan, Keterampilan, dan Sertifikasi.

Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi, dan dilaksanakan oleh lembaga yang memiliki otoritas seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Balai Latihan Kerja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin dalam penanganan permasalahan ketenagakerjaan terutama pencari kerja/pengganguran yang tidak memiliki keterampilan dan kompetensi.

“Pada tahun 2020 lalu, BLK Banyuasin telah meluluskan peserta sebanyak 256 orang, dimana 61 peserta telah ditempatkan bekerja melalui Job Fair/Pameran Bursa Kerja 2020, 64 peserta membuka usaha di berbagai bidang diantaranya UMKM Menjahit, Tata Kecantikan dan Tata Rambut (Salon), Bengkel Las dan Bengkel Sepeda Motor,” jelasnya.

“Pada Kesempatan ini saya mengimbau kepada seluruh peserta pelatihan agar hendaknya ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat diaplikasikan sehingga menjadi lebih bermanfaat dan berdaya guna. Selama pengalaman kalian mengikuti pelatihan ini baik ilmu pengetahuan, keterampilan dan produktivitas sangat diperlukan untuk bersaing di dalam dunia kerja maupun dunia usaha yang berkompeten dalam ketenagakerjaan terutama dalam berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Banyuasin.

Saya yakin dan percaya bahwa dengan mendapat pelatihan ini, saudara
nantinya akan dapat menjadi orang yang sukses, Marilah secara bersama-sama kita bahu membahu, membulatkan tekad menuju Banyuasin Bangkit dengan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Bumi Sedulang Setudung ini, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten kita ini,” tandasnya. (Rilis SMSI Banyuasin)

Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here