Nilai SGC Jajah Tanah Lampung, Ratusan Massa Datangi DPRD

0
217

Sumateranews.co.id, LAMPUNG- Ratusan massa yang menamakan diri mereka “Front Lampung Menggugat” melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, menyuarakan aspirasi masyarakat soal kezaliman yang dilakukan oleh perusahaan Sugar Grup Compeny (SGC) terhadap tanah milik masyarakat Lampung.

Massa Front Lampung Menggugat (FLM) ini gabungan dari berbagai elemen masyarakat di antaranya, Gapindo, LCW, GPN, IMANTA, GRMPAR, AMINDO, JAPRI, KONKRIT Lampung, HMI Badko Sumbagsel, DPD GPN Lampung Selatan, DPD GAPENSA, DPW GEMAPPRNA, DPW Kompak yang datang ke kantor DPRD Lampung, Rabu (8/11/2017) pukul 11.30 WIB.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan FLM, Aprino mengatakan, akan terus menyuarakan kebenaran tentang penjajahan yang dilakukan SGC dengan mencaplok tanah rakyat Lampung yang dikemas dengan nama Hak Guna Usaha (HGU) yang selama ini disinyalir tidak jelas.

“Selain dengan aksi, kami akan lakukan diskusi dan kajian, menyoal penindasan oleh SGC, sampai SGC bertanggung jawab atas tindakan semaunya yang mungkin juga berkangkalikong dengan eksekutif dan legislatif,” sebut Aprino dalam orasinya.

Maka dari itu, lanjut dia, atas ketidakjelasan itu, diduga akan berpotensi terjadi kerugian negara dalam masalah pajak dan retribusi seperti PPN gula, etanol, tetes tebu, PPH perusahaan, PBB Retribusi air dan tanah dan pajak-pajak lainnya.

“Maka kami meminta DPRD untuk menghitung ulang HGU yang diduga selama ini asal-asalan,” tuntut FLM.

Aksi unjuk rasa oleh FLM ini mendapat dukungan masyarakat. “Saya sangat setuju dengan gerakan yang dilakukan FLM. Seharusnya sudah lama masalah HGU lahan SGC ini menjadi tuntutan rakyat Lampung. Sayang hingga sekarang belum juga ada yang berani melakukannya,” ujar Mus warga yang ikut menyaksikan aksi demo tersebut.

Dirinya berharap, kali ini seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Lampung dapat bersatu padu memperjuangkan hak rakyat Lampung berupa lahan yang selama ini dikuasai oleh pihak SGC, dengan melakukan ukur ulang lahan SGC serta tidak lagi mengeluarkan izin HGU-nya.

Menanggapi hal tersebut, salah satu petinggi DPRD Provinsi Lampung, Imer Darius menanggapi positif perjuangan rekan-rekan FLM tersebut. ‘’Semua data, baik lisan maupun tulisan serta akan ditambah dengan kroscek lapangan akan kami lakukan guna mencari solusi terbaik terhadap tuntutan FLM ini,’’ tandasnya.

 

Laporan          : Dedy

Editor/Posting : Imam Ghazali