Ngaku Polisi Kepada Wanita Pujaannya, Pemuda Pengganguran Ini Nekat Beli Seragam Lengkap Polisi di Pasar Cinde

0
548
Pelaku Anggi N (20), saat diamankan petugas Tim Tantura Shabara Polres Prabumulih, karena kedapatan membawa pakaian seragam lengkap polisi berpangkat Bripda atas nama dirinya, Selasa dini hari tadi.

sumateranews.co.id, PRABUMULIH –  Cinta memang terkadang membuat seseorang buta dan bisa berbuat nekat. Seperti halnya yang dilakukan Anggi Nugroho (20), warga Jalan Wiroguno Rt 10 b Rw 04 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim. Lantaran ingin membuat wanita pujaannya yang baru ia kenal semakin kecantol dan terlihat gagah, dirinya nekat mengaku anggota polisi berpangkat Bripda kepada pacarnya.

Bahkan untuk membuktikannya, pemuda yang belum memiliki pekerjaan ini nekat membeli pakaian seragam polisi lengkap berikut atributnya di salah satu toko di Pasar Cinde Palembang seharga Rp 840 ribu. Namun apes dialami pelaku, belum sempat dirinya bertandang dengan berpakaian lengkap seragam polisi kerumah kekasihnya ia keburu diamankan satuan petugas patroli Tim Tantura Shabara Polres Prabumulih.

Pelaku berhasil diamankan dalam sebuah razia yang digelar petugas di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, saat sedang melintas menggendarai mobil jenis mini bus merk Avanza bersama temannya, pada Selasa (14/11) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB tadi. Saat mobil digeledah petugas menemukan sebuah tas berisi pakaian seragam PDL polisi lengkap bersama atributnya dengan tertulis atas nama pelaku.

Saat dimintai KTA oleh petugas, pelaku tak mampu menunjukannya sehingga ia bersama barang bukti pakaian seragam polisi langsung digelandang ke Mapolres guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasatreskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH ketika dikonfirmasi awak media membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pemuda dalam sebuah razia yang dilakukan oleh Tim Tantura Shabara Polres Prabumulih. Pelaku Anggi N, diamankan karena saat digeledah petugas menemukan pakaian seragam lengkap polisi di dalam sebuah tas milik pelaku.

“Saat diinterogasi dan dimintai KTA ia tidak ada, sehingga akhirnya dibawa ke Polres. Saat ini masih menjalani penyelidikan, dia mengaku pakaian lengkap berikut sepatu dan atribut itu dibelinya di Pasar Cinde Palembang seharga Rp 840 ribu,” ujar Kasatreskrim.

Menurut Eryadi, pelaku Anggi beralasan membeli pakaian tersebut karena gagal jadi polisi pada saat test pantohir tahun 2016 lalu. Terkait apakah digunakan untuk melakukan kejahatan, saat ini masih lidik,” terang Eryadi.

Terakhir, selain mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 helai baju PDL lengkap atributnya, 1 helai celana PDL warna coklat, 1 pasang sepatu PDL, dan 1 buah kopel PDL, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim Jajaran, serta memanggil orang tua pelaku. “Jika tidak ada korban dan data melakukan TP (Tindak Pidana), akan dikembalikan ke orang tuanya dengan terlebih dahulu membuat surat pernyataan,” tegas Eryadi.

Laporan : Donny

Posting   : Andre