Ngaku Dapat Bisikan Setan, AB Bacok Punggung Samir

0
212

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS- Setan apa yang telah membisik AB (45) warga Dusun Pangkalan Desa Sukaraya Kecamatan Stl Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas hingga membacok Samir (59) warga RT 04 Kelurahan Terawas Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.

Atas perbuatan dan ulah tersangka membuat korban harus dirawat di Rumah Sakit AR Bunda akibat menderita luka bacok di bagian pungung sebelah kiri. Saat diperiksa tersangka mengaku pembacokan itu dilakukan setelah mendapat bisikan gaib sehingga pelaku langsung membacok korban.

Pembacokan terjadi Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 21.30 WIB. Berawal dari pelaku datang ke rumah korban dengan membawa satu buah benda tajam jenis parang. Pada saat itu rumah korban dalam keadaan terkunci. Kemudian pelaku mendobrak pintu rumah korban hingga terbuka. Lalu pelaku langsung membacok korban dengan satu buah benda tajam jenis parang yang telah dibawa oleh pelaku. Usai melancarkan aksinya pelaku langsung pergi meninggalkan rumah korban.

Akibat kejadian tersebut, Korban mengalami luka bacok di bagian punggung atas dan punggung bawah sebelah kiri dan saat ini masih dirawat di RS Ar Bunda Lubuklinggau.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro, S.IK melalui Kapolsek STL Ulu Terawas, Iptu Haerudin, SH mengatakan Jumat (20/9/2018) sekitar pukul 15.30 WIB dia bersama anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang berada di dalam rumahnya.

“Pada saat akan dilakukan penangkapan terhadap pelaku sempat melakukan perlawanan dengan membawa sebilah parang yang dipegangnya dan mengancam akan membacok anggota yang mau menangkapnya.

Setelah anggota bernegoisasi dan melakukan pendekatan kekeluarga untuk membujuk pelaku akhirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Polsek Terawas untuk dimintai keterangannya,” katanya.

Pelaku diduga ada mengalami gangguan kejiwaan.Dan pelaku sampai tega membacok korban dikarenakan mendapatkan bisikan untuk membunuh korban.

Pelaku saat ini dibawa ke RS Jiwa Ernaldi Bahar Palembang untuk diperiksa kejiwaannya secara medis didampingi oleh anggota polsek, kepala desa, dan keluarga pelaku.

Laporan          : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali