BanyuasinSecond HeadlineSumsel

Narapidana Kelas IIA Banyuasin Melaksanakan Akad Nikah

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Seorang Narapidana atas nama Ismail Usman Bin Abdul Rahman yang dikenakan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan hukuman 2 (dua) tahun, dinikahkan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin, di Masjid Nurul Hidayah Lapas Kelas IIA Banyuasin, Kamis (13/02/2020). Saat ini, Ismail telah menjalani pidana di dalam Lapas selama 4 (empat) bulan.

Atas izin pihak Lapas melalui Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, acara tersebut berhasil digelar dengan khidmat dan menghadirkan calon mempelai perempuan atas nama Yunita Binti Hasani yang merupakan warga Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Turut hadir dalam pernikahan tersebut yakni anggota keluarga mempelai laki-laki, perempuan, saksi, penghulu serta sebagian warga binaan pemasyarakatan Lapas Banyuasin.

Baca Juga : Kementerian ATR/BPN Tubaba Dapat Penghargaan Dari Kanwil

Pegawai Pencatat Nikah (PPN), Tajudin yang ditugaskan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan pernikahan, calon pengantin mengungkapkan, terima kasih kepada pihak Lapas Banyuasin yang telah memberikan izin dan kesempatan untuk menikahkan seorang WBP yang sedang masa pidana tersebut.

“Pelaksanaan Ijab kabul ini berjalan dengan khidmat, prosesi pernikahan ini merupakan hal yang sangat sakral walaupun dilaksanakan dengan sederhana. Kedua mempelai terlihat sangat bahagia, semoga ini menjadi motivasi kepada WBP untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin melalui staf Pembinaan Narapidana atau Anak Didik Yudhi Arie Ardiansyah mengatakan, hal tersebut merupakan hak dari warga binaan yang harus dipenuhi. Meski dibalik jeruji besi, Lapas Banyuasin akan memfasilitasi dan membantu prosesi hingga selesai.

“Prosesi seperti ini bukan kali pertama terjadi di Lapas Banyuasin, sebelumnya kita telah memfasilitasi pernikahan kepada beberapa WBP. Ini menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan seorang Warga Binaan Pemasyarakatan tetap mendapat kesempatan mengembangkan diri sebagai mahluk sosial,” pungkasnya.

Laporan : Herwanto
Editor : Abiyasa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button