Naik Kereta Api, Menteri ESDM Sidak Proyek Jaringan Gas Kota Prabumulih

0
236

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Guna melihat langsung hasil pekerjaan proyek sambungan jaringan gas sebanyak 32 ribu sambungan gas rumah tangga, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Kamis siang (06/07) sekitar pukul 12.00 WIB, mengunjungi kota Prabumulih. Kedatangan mantan Menteri Perhubungan ini didampingi sejumlah Dirjen dari Kementerian ESDM tiba di kota Prabumulih dengan menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Prabumulih.
Bersama Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, orang nomor satu di Kementerian ESDM tersebut langsung mendatangi salah satu rumah warga yang berada di Jalan Tenggamus Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, dan salah satu stasiun gas R/S Sektor MD 04 yang letaknya tak jauh dari Kantor Lurah Muara Dua. Sayangnya, saat awak media hendak mengonfirmasi maksud kedatangannya, mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia ini enggan memberikan komentar. 
“Sama Pak Wali saja ya (konfirmasi,red),” kata Jonan sambil melambaikan kedua tangannya.
Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menjelaskan kunjungan Menteri ESDM itu untuk melihat sejauh mana penggunaan atau aliran gas kota ke rumah pelanggan. “Ini kan menjajaki kemungkinan kedatangan Presiden RI, Joko Widodo. Jadi pak Menteri semata-mata tidak ingin mendahului Presiden yang mau meresmikan proyek ini nantinya,” terang Ridho usai mendampingi kunjungan singkat Menteri ESDM tersebut.
Lebih lanjut dikatakan Ridho, dalam pertemuan itu Menteri ESDM juga menuturkan siap membantu pembangunan pemasangan kembali sambungan sebanyak 6 ribu sambungan. “Dari perbincangan singkat kami tadi, kemungkinan akan dibantu lagi tahun depan sebanyak 6 ribu sambungan lagi,” imbuhnya
Disinggung terkait rencana kunjungan RI 1, Ridho belum bisa memastikan jadwal kunjungan tersebut. “Nanti dikabari lagi dari pihak Dirjen. Kalau kami tidak tahu persis,” terangnya.
“Jangan sampai setelah diresmikan Presiden, pihak pemenang tender tidak mau bertanggung jawab atas kekurangan yang terjadi. Lebih baik diklopkan dulu 32 ribu sambungan baru diresmikan. Saat ini kan sudah 29.800 sambungan yang sudah terkonversi. Tinggal 2.200 sambungan lagi yang masih belum. Ini harus dicek betul. Jangan fiktif,” tambahnya.
Terpisah, Manager Stakeholders Relation PT Pertagas Niaga, Ratna Dumila menjelaskan kunjungan Menteri ESDM bertujuan ingin mendorong 32 ribu sambungan gas rumah tangga teraliri dengan baik. “Untuk memastikan sambungan rumah tangga gas in seluruhnya. Sebab Prabumulih ini kan percontohan nasional,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan, pihaknya bersama konsorsium siap melakukan perbaikan apabila ada gangguan. Seperti kejadian pada saat menjelang lebaran, banyak sambungan gas rumah tangga tiba-tiba mati. “Setiap ada kerusakan atau masalah di lapangan sudah diperbaiki seluruhnya. Konsorsium kan memiliki waktu satu tahun untuk memperbaiki pengerjaan. Jadi bisa langsung ditangani dengan baik,” tukasnya.
Laporan : Fadli
Editor : Donny

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article