Mutu Layanan Prioritas Pengusaha Jasaboga

0
162

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Perkembangan dunia usaha Jasaboga di Palembang seiring dengan semakin banyaknya event internasional yang digelar, tentu memerlukan strategi khusus dari pengusahanya. Terlebih lagi pada bidang mutu layanan konsumen.

PT Afzarki Indoboga sebagai salah satu perusahaan Jasaboga lokal yang sedang berkembang, menilai jika faktor mutu pelayanan akan menjadi hal penting untuk terus ditingkatkan.

Kepada Sumateranews.co.id, Direktur Operasional PT Afzarki Indoboga, Pusparia W Rahardjo menjelaskan jika setiap perusahaan Jasaboga lokal harus siap untuk selalu meningkatkan mutu pelayanannya. Hal itu sebagai upaya untuk ikut bersaing dengan perusahaan-perusahaan penyedia Jasaboga lainnya.

“Pengusaha harus siap setiap saat untuk memperbaiki mutu pelayanan dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Karena, maju tidaknya usaha itu tergantung dengan SDM (karyawan) yang dipekerjakan,” ujarnya, Minggu (25/8).

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan juga adalah kemudahan akses informasi yang berkaitan dengan usaha yang digeluti. “Hal yang perlu diperhatikan oleh pengusaha Jasaboga (katering) dalam menjalankan usahanya, di antaranya sering mengupdate informasi seputar perkembangan dunia Jasaboga,” ungkapnya.

Ditambahkan, selain itu, yang harus dilakukan juga adalah mengembangkan atau mengupdate menu yang ditawarkan. Karena bagi Pusparia, terkadang rasa jenuh muncul seseorang menggeluti dunia usaha dalam waktu yang cukup lama.

“Karena, kalau katering dijadikan kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan dalam waktu yang lama, memang terkadang muncul rasa jenuh. Untuk mengatasi kejenuhan, pengusaha katering harus mempunyai metode khusus agar selalu mencintai pekerjaan yang sedang digeluti,” sarannya.

Sementara, Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, Zulkifli Harahap mengatakan bahwa lembaga pendidikan seperti Poltekpar Palembang tentu ikut serta dalam pengembangan pariwisata termasuk Jasaboga di dalamnya.

“Di Poltekpar Palembang ada program studi (prodi) Jasa Kuliner dan itu berhubungan dengan Jasaboga,” ungkapnya.

Ditambahkan, sebagai lembaga pendidikan, pihaknya berangkat dari kebijakan pemerintah bahwa saat ini pariwisata sudah menjadi prioritas di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sudah menetapkan 10 destinasi unggulan selain Bali.

“Destinasi unggulan itu ada banyak macam. Ada destinasinya dan industri pariwisata yang harus disiapkan. Menyinggung soal industri pariwisata, tentu akan melibatkan Jasaboga atau kuliner. Jadi, pemerintah menginginkan ada pengembangan kuliner di berbagai daerah yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Zulkifli, jika berbicara soal potensi bisnis kuliner atau Jasaboga, itu sangat besar sekali. Makanya Poltekpar membuka prodi di bidang jasa kuliner.

Laporan          : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali