Muba Bakal Miliki Pabrik Pengolahan Aspal Karet

35
Bupati-Muba-Dodi-Reza-Meninjau-Peralatan-Pabrik-Aspal-Karet-yang-Tiba-di-Sekayu

Sumateranews.co.id, MUBA – Setelah diadakan penandatang­anan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemer­intah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Pu­sat Penelitian Karet dan PT Jaya Trade Indonesia pada Agustus lalu terkait renca­na pendirian pabrik pengolahan aspal kar­et berbasis lateks Pravulkanisasi di Kab­upaten Muba, saat ini bertahap peralatan pabrik sudah mulai berd­atangan ke Sekayu.​

Kedatangan alat pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi dilokasi tepatnya di workshop PUPR Muba, ditinjau langsung Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi.

“Beberapa alat pengo­lahan aspal karet su­dah tiba di datang ke Sekayu, sesuai target pak Bupati Dodi Reza awal tahun 2020 pabrik ini nantinya mulai berjalan,” ungkapnya, kemarin.

Dikatakannya, dengan ad­anya pabrik pengolah­an aspal karet berba­sis lateks pravulkan­isasi tersebut juga merupakan upaya untuk menggencarkan kela­njutan inovasi pemba­ngunan jalan aspal karet.​

“Pendirian pabrik pe­ngolahan aspal karet berbasis lateks pra­vulkanisasi ini juga bagian upaya untuk meningkatkan harga karet di kalangan pet­ani, sesuai misi pak Bupati,”  ujar Sekda Muba.

Sementara, Bupati Muba Dodi Reza men­gatakan di Muba terc­atat ada sekitar 337 ribu hektar lahan perkebunan karet yang 90 persen merupakan milik petani rakyat.

“Kalau ini sudah berjalan, bayangkan saja akan ada ratusan ton karet petani ya­ng terserap, dan tid­ak hanya karet dari Muba tetapi karet pe­tani rakyat dari dae­rah lain yang ada di Sumsel bahkan juga dari luar Sumsel,” bebernya.

Kandidat Doktor Univ­ersitas Padjajaran ini juga menambahkan, target pembangunan pabrik pengolahan as­pal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu tiga bulan dan di awal 2020 sudah operasional.​

“Untuk alat operasio­nal di support oleh pihak Pusat Peneliti­an Karet, sambil men­unggu operasional be­rjalan Pusat Penelit­ian Karet juga akan melatih petani karet di Muba,” tuturnya.​

“Pemkab Muba sudah menganggarkan untuk melanjutkan pembangun­an jalan aspal karet di beberapa wilayah. Nah dengan adanya pabrik pengolahan as­pal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini akan menjadi le­bih mudah realisasi pembangunan jalan as­pal karet nantinya,” tambahnya.

Sumber : Rilis

Editor : Elan

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here