MPSU Ancam Kerahkan Massa Jika Aiptu MT Tidak Dimutasi ke Luar Sumut

18753
Ketum MPSU (Masyarakat Peduli Sumatera Utara ), Mulya Koto meminta pihak Polda Sumut untuk memutasi oknum polisi Aiptu MT ke luar Sumut.

Sumateranwws.co.id, MEDAN – Mesti sudah divonis dan diberi sanksi mutasi dan tertulis, namun kasus perselingkuhan oknum anggota polisi Aiptu MT sepertinya bakal berbuntut panjang. Hal itu jika yang bersangkutan masih dimutasi disekitar lingkungan dinas Polda Sumatera Utara (Sumut).

“Jika dia masih berdinas di Sumut, saya khawatir akan ada korban selanjutnya dan jika nanti dia bertemu atau berpapasan dengan Aiptu SS bisa saja akan terjadi keributan yang mungkin bisa berakibat fatal,” ungkap Ketum MPSU (Masyarakat Peduli Sumatera Utara ), Mulya Koto kepada awak media, belum lama ini.

Menurutnya, walau pihaknya kecewa dengan sanksi yang diberikan oleh pihak Polrestabes Medan. Dimana sidang kasus pertama hanya mendapatkan sanksi penundaan gaji, dan yang kedua berupa sanksi mutasi dan tertulis. Namun pihaknya meminta oknum MT dimutasi diluar Sumatera.

“Saya sedikit kecewa terhadap keputusan Polrestabes dimana sidang yang pertama dia hanya di berikan sanksi penundaan gaji berkala dan sidang kedua dia hanya dimutasi dan diberikan sanksi tertulis,” imbuh Mulya Koto dengan nada kesal.

Terkait keputusan itu, kembali dikatakan oleh Ketua Umum MPSU ini, pihaknya dengan tegas menolak apabila yang bersangkutan masih berdinas di Sumatera Utara.

“Apabila MT ini masih berdinas di Sumut, maka kami akan melakukan unjuk rasa di Mapolda Sumut untuk menentang hal tersebut,” tegasnya, seraya berharap kepada Kapolda Sumut yang baru untuk menindaklanjuti permintaan pihaknya itu.

“Saya harap Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, mohon atensinya pak terhadap hal ini, kasus MT ini sudah viral sekali dan apakah Polda Sumut dibawah kepemimpinan Bapak sekarang serta jajarannnya masih akan mempertahankan dia berdinas di Sumut,” tutup Mulya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Aiptu MT sudah dua kali digerebek sedang berduaan dengan istri SS di dalam sebuah kamar.

Kejadian pertama di lokasi rumah kontrakan SS, namun kejadian itu sepertinya tidak membuat MT jera. Padahal sudah digerebek langsung oleh SS.

Selanjutnya kejadian kedua di Kabupaten Karo di Villa Cotage, di hotel itu SS kembali menggerebek sebuah kamar dan menemukan MT bersama Istrinya, dan berujung terjadi penganiayaan terhadap Aiptu SS.

Laporan : Leo/Tim

Editor    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here