Modus Bantu Masuk Pegawai, 2 ASN Pasangan Suami Istri di Kampar Ditangkap Polisi

233
Keduanya, FE (48) dan ME (47) warga Desa Salo Timur Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Kedua ASN Pasutri di Pemkab Kampar ini berhasil ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar bekerja sama dengan Krimsus Polda Metro Jaya, pada Jumat malam (10/7/2020) lalu, saat keduanya berada di Daerah Rawamangun Jakarta Timur.

Sumateranews.co.id, RIAU – Dua ASN pasangan suami istri (pasutri) diamankan polisi, karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan korbannya menjadi pegawai negeri. Keduanya, FE (48) dan ME (47) warga Desa Salo Timur Kecamatan Salo Kabupaten Kampar.

Kedua ASN Pemkab Kampar ini berhasil ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar bekerja sama dengan Krimsus Polda Metro Jaya, pada Jumat malam (10/7/2020) lalu, saat keduanya berada di Daerah Rawamangun Jakarta Timur.

Penangkapan tersangka FE dan istrinya ME ini dilakukan setelah korban Mansek Sihombing warga Bangkinang Kampar melaporkan keduanya, karena telah menipu dan menggelapkan uang sebesar Rp165 juta miliknya dengan modus akan membantu kelulusan anak korban dalam seleksi penerimaan ASN.

Peristiwa ini berawal pada Selasa (27/11/2018) sekira pukul 20.00 WIB, saat itu kedua tersangka menjanjikan kepada korban dapat meluluskan anaknya untuk menjadi ASN dengan meminta uang sebesar Rp165 juta, uang yang diminta tersebut telah diserahkan oleh korban kepada kedua tersangka.

Beberapa bulan kemudian setelah pengumuman seleksi ASN keluar ternyata nama anak korban tidak ada dalam daftar kelulusan, lalu korban mendatangi tersangka dan meminta uangnya untuk dikembalikan.

Tersangka saat itu berjanji akan segera mengembalikan uang korban, namun tidak pernah ada realisasi dan itikad baik dari mereka untuk memulangkan uang korban. Korban akhirnya melaporkan hal ini ke Polres Kampar pada bulan September 2019 lalu untuk pengusutannya.

Pelaku yang berprofesi sebagai ASN di Jajaran Pemkab Kampar ini diketahui sudah sejak beberapa bulan lalu pergi ke Jakarta tanpa izin dan tidak pulang-pulang, akhirnya Tim Penyidik dari Satreskrim Polres Kampar berangkat ke Jakarta dan berkoordinasi dengan Reskrimsus Polda Metro Jaya. Petugas Kepolisian ini akhirnya berhasil menangkap pelaku dan membawanya ke Polres Kampar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua tersangka kasus penipuan dan penggelapan ini. Disampaikan Fajri bahwa kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Laporan : Arifin III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here