Mobil Subkontraktor Waskita Masuk Lumpur

61

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Terkait rusaknya Jalan Letnan Darna Djambi dari Simpang Empat Rambu-rambu Lalu-lintas Samping Kantor Polres OKI-Depan Kantor Kelurahan Sukadana  Kecamatan Kota Kayuagung yang rusak parah, Lurah Kelurahan Sukadana angkat bicara. Apalagi, kemarin Mobil Subkontraktor Waskita masuk lumpur.

“Kerusakan Jalan ini sungguh sangat parah, jalan rusak dan becekan serta berdebu bahkan mengganggu aktivitas warga setempat, terutama warga Kelurahan Sukadana dan sekitarnya,” katanya.

Sejak mobil PT Waskita Karya atau Subkontraktornya kembali melewati jalur ini jalan rusak parah, lihat saja sendiri, mobil Dum Truck Merk  HINO yang mengangkut material koral agregat terjebak masuk kubangan jalan aspal yang berlumpur. “Kita sudah laporkan ke Polsek Kayuagung, namun dikatakannya tanggung jawab kerusakan jalan tersebut merupakan tanggung jawab pihak PT Waskita Karya, untuk itu kita akan melaporkan ke-Camat Kota Kayuagung mengenai hal rusaknya jalan ini dan berharap dapat menemukan solusinya, sehingga jalan yang rusak di Jalan Letnan Darna Djambi ini segera diperbaiki, jelasnya, Senin (1/4/2019).

Endri sopir mobil Dam truk Merk HINO 500 FM 260 TI Warna Hijau yang berisikan muatan batu koral agregat milik PT Sinar Maju Jaya (SMJ) ini menggungkapkan bahwa sejak pukul 00.00 WIB dini hari mobil Subyang dikendarainya dari Palembang untuk tujuan PT Waskita Karya Sesi II STA 156 terperosok kedalam  lubang sehingga tidak bisa dioperasikan.

“Kita dari tadi malam terjebak di sini sekitar pukul 00:00 WIB dan kita Subkontraktor dari PT Sinar Maju Jaya tujuan ke PT Waskita Karya STA 156,” jelasnya singkat.

Sementara itu salah satu aktivis di Sumsel, Aliaman SH, menegaskan kiranya pihak PT Waskita Karya maupun Subkontraktornya agar bertanggung jawab dengan kerusakan Jalan Letnan Darna Djambi maupun jalan lainnya yang dilintasi oleh kendaraan Waskita maupun subkontraktornya. “Tidak ada alasan Pembangunan Jalan Tol PPKA  dikarenakan Proyek Nasional lalu jalan yang dilintasi rusak diabaikan. Kita minta jalan yang rusak ini segera diperbaiki dan jalur ini tidak boleh lagi dilintasi oleh mobil atau kendaraan alat berat dari PT Waskita Karya maupun Subkontraktornya, sebab jalur khusus kendaraan Waskita melalui jalan dari Desa Celikah menuju Arisan Bunta-Kelurahan Sukadana dan menyeberang Jembatan Sukadana-Kayuagung. Asli sudah ada,” tegasnya.

Dari pantauan wartawan media ini di lapangan terlihat, memang Jalan Letnan Darna Djambi dan sekitarnya, khususnya di area perkantoran di OKI rusak parah, berlumpur dan berdebu meski di musim hujan.

 

Laporan          : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here