Miris, Tarigan Tewas Terpanggang

0
353

Sumateranews.co.id, SUMUT- Tidak diketahui persis apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran yang menghanguskan 1 rumah dan 2 rumah yang bergandengan juga ikut terdampak di Jalan Sudirman Gang Ai Ai Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo, Rabu (7/3) sekira pukul 08.00 WIB.

Kejadian tersebut menyebabkan Iyan Destra Tarigan alias Pacul yang berada di dalam rumah miliknya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Demikian menurut keterangan Kasat Reskrim Tanah Karo AKP Ras Maju. “Dari hasil lidik di TKP dan wawancara kepada warga di lokasi diketahui korban bernama Iyan Tarigan usia berkisar 40 sampai 50 tahun dan menurut para saksi dan olah TKP , untuk sementara kita simpulkan kebakaran terjadi akibat korban memasak menggunakan kayu bakar diketahui korban tinggal seorang diri dan di dalam rumahnya dipenuhi dengan barang bekas kertas kertas karton dan lain sebagainya sehingga api cepat membakar,” kata Ras Maju.

Untuk selanjutnya, pihak Reskrim Tanah Karo akan terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya kebakaran. “Kita akan koordinasi lagi nanti dengan laboratorium forensik mengenai asal titik awal kebakaran,” jelas Kasat Reskrim.

Selesai upaya pemadaman, Kasi Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Karo Teguh Purba mengatakan kepada awak media di lokasi. “Tadi sekira pukul 08.00 WIB kita terima laporan kebakaran dari warga di Jalan Sudirman. Lalu kita meluncurkan sebanyak 3 unit mobil damkar untuk melaksanakan penanggulangan kebakaran dengan personil sekitar 30 orang,” ujarnya.

Teguh menambahkan bahwa menurut penuturan saksi, korban sehari-hari bekerja sebagai pemulung (Pemungut Barang Bekas) dan selalu mabuk. “Kerugian materi diperkirakan sebanyak 100 juta termaksud 2 rumah di kiri dan kanan rumah korban yang juga terdampak. Sedangkan untuk kendala saat pemadaman tidak ada, hanya karena jalan gang nya sempit, jadi proses pemadaman tadi sempat terhambat. Untuk proses pemadaman hingga pendinginan kira-kira memakan waktu 1 jam lebih,” jelas Teguh.

Tetangga korban yang juga saksi mata kejadian Rina Chandra menjabarkan. “Tadi Kami lagi makan di dalam rumah terus kami mencium bau asap di luar rumah tadi kami kira dia lagi bakar-bakar tidak lama kemudian ada tetangga kami yang berteriak kebakaran MP3 saya keluar rumah ternyata api sudah membakar rumah korban sontak saya dan juga semua warga di sekitar lokasi menyirami rumahnya dengan air Namun Apinya bukannya padam malah ternyata semakin besar karena isi rumah korban tersebut banyak berisi barang- barang yang mudah terbakar,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi bahwa tadi Pacul sempat meminta pertolongan, namun tidak bisa lagi ditolong warga karena apinya sudah terlalu besar.

Ada juga warga yang mengatakan bahwa kebakaran terjadi saat korban sedang memasak obat menggunakan kayu bakar “Si Pacul itu ada sakit gulanya, jadi kurasa tadi lagi masak obat di pakai kayu bakar terus tertidur. Rumahnya juga tidak ada berlampu,” imbuh Surbakti.

Laporan           : Sofya

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article