Minum-Minum dan Bernyanyi Hingga Larut Malam, Warga Minta Aktivitas Penjualan Tuak Jalan Krakatau Ditertibkan

0
147

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Dinilai meresahkan, warga Jalan Krakatau-Jalan Nias Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur meminta pihak Pemerintah kota dan Polres Prabumulih, menertibkan aktivitas penjualan minuman beralkohol jenis tuak yang ada di lokasi tersebut. Pasalnya, lokasi itu kerap dijadikan para pengunjungnya tempat berkumpul bergitar sambil bernyanyi dan mabuk-mabukkan hingga larut malam dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban warga.
Salah satunya seperti yang dikeluhkan Mardiansyah Putra (47) warga Jalan Nias RW02. Menurutnya, minuman beralkohol jenis tuak itu sudah lama dijual bebas pemiliknya, tanpa pernah ditertibkan sampai sekarang.
“Jelas sekali pelanggarannya, tuak itu juga bukannya sejenis minuman keras yang merupakan hasil racikan sendiri pedagang tanpa label, tapi kok selama ini tidak ditindak atau ditertibkan, sehingga sampai sekarang semakin menjadi-jadi dan sudah mengganggu warga sekitar sini,” keluhnya, ketika dibincangi sedang berkumpul dengan sejumlah warga lainnya, Sabtu sore (15/7).
Menurut Mardi, pihak perangkat RW maupun RT sudah pernah beberapa kali menegurnya namun tidak pernah diindahkan pemiliknya.
“Kami juga warga di sini bahkan bersama pak RW maupun RT sudah pernah beberapa kali memberikan teguran terhadap pemilik usaha itu, namun sepertinya tidak ditanggapi mereka. Makanya kami berharap aparat terkait dapat turun dan melakukan tindakan segera,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RW 02, Alam. Bahkan, dia katakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan salah seorang petugas Bhabinkamtibmas Polres Prabumulih di wilayah tersebut.
“Iya kalau untuk sementara ini upaya yang sudah kita lakukan kita sudah mendatangi tempat itu dan juga sudah berkoordinasi dengan anggota bhabinkamtibmas yang ada di kelurahan ini,” jelasnya sembari mengatakan warga akan mengumpulkan tandatangan diatas surat pernyataan terkait keresahan tempat tuak tersebut.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH ketika dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya sudah turun dan mengecek ke lokasi tersebut.
“Kita saat itu langsung melakukan peninjauan ke lokasi dan kita ketahui pada saat itu, memang ada beberapa orang pemuda yang masih berkumpul namun mereka tidak sedang meminum-minuman tuak itu,” ungkap AKP Eryadi, Sabtu sore (16/7).
Pun demikian, lanjut Eryadi, pihaknya berjanji akan menyelidiki aktivitas para pedagang miras di beberapa titik wilayah kota Prabumulih yang dinilai membuat resah warga dan terus berupaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan kenyamanan serta keamanan di setiap lingkungan masing-masing. “Segala bentuk yang diduga mengganggu ranah Kamtibmas akan kita tindak,” pungkasnya.
Laporan : Fadli
Editor : Donny
Posting : Andre